MENU
Pramugari Gadungan Batik Air Terungkap, Nisa Korban Penipuan Rp30 Juta
WA FB
News

Pramugari Gadungan Batik Air Terungkap, Nisa Korban Penipuan Rp30 Juta

J Editor : Jansen Siahaan | 13 Jan 2026 | 11:58 WIB
Pramugari Gadungan Batik Air Terungkap, Nisa Korban Penipuan Rp30 Juta
Khairun Nisa. (akun X @neVerAl0nely)

Banten, Sinata.id – Kasus penyamaran seorang pramugari Batik Air yang sempat viral di media sosial akhirnya menemui titik terang.

Perempuan bernama Khairun Nisa (23) diketahui bukan sekadar bertindak nekat atau iseng, melainkan menjadi korban penipuan lowongan kerja yang membuatnya kehilangan uang dalam jumlah besar.

Sejak awal, Nisa memiliki cita-cita menjadi pramugari. Ia mengikuti proses seleksi resmi dan bahkan rela datang ke Jakarta demi mengejar impian tersebut. Namun, kegagalan dalam tahapan seleksi membuatnya berada dalam tekanan mental dan emosional.

Di tengah kondisi tersebut, Nisa bertemu dengan pihak yang mengaku mampu meloloskannya menjadi pramugari dengan syarat membayar sejumlah uang. Tanpa menyadari bahwa tawaran itu merupakan modus penipuan, Nisa menyerahkan dana hingga Rp30 juta dengan harapan dapat diterima bekerja di maskapai penerbangan. Sayangnya, janji tersebut tidak pernah terwujud.

Aksi penyamaran tersebut berlangsung hingga Nisa berada di lingkungan bandara dan penerbangan. Namun, kejanggalan akhirnya terdeteksi dan kasus ini mencuat ke publik. Foto-foto Nisa dengan seragam pramugari tersebar luas di media sosial dan menuai beragam reaksi warganet.

Pihak kepolisian mengungkap bahwa motif utama tindakan Nisa adalah tekanan psikologis akibat penipuan, bukan niat jahat untuk membahayakan penerbangan. Meski demikian, perbuatannya tetap diproses sesuai hukum karena menyangkut penyalahgunaan atribut resmi maskapai.

Dapat Beasiswa Pendidikan Pramugari

Di balik kasus tersebut, nasib baik menghampiri Nisa. Lembaga pelatihan awak kabin Aeronef Academy menawarkan beasiswa pendidikan pramugari gratis kepadanya.

Tawaran ini muncul setelah terungkap bahwa tindakan nekat Nisa dipicu rasa malu kepada keluarga akibat tertipu oknum seleksi kerja. Melalui unggahan akun resmi @aeronefacademy.official di media sosial Threads, pihak Aeronef Academy menyampaikan dukungan moral sekaligus membuka peluang pendidikan bagi Nisa.

“Mungkin Kak Nisa saat ini sedang bersedih. Namun perlu diketahui bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari cerita baru yang lebih hebat,” tulis Aeronef Academy, seperti dilansir Selasa (13/1/2026).

“Kami memahami bahwa salah satu bentuk bakti anak adalah membuat orang tua bangga. Mari berjuang bersama,” tulis Aeronef Academy.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.