Pasca reformasi 1998, Glenny berperan dalam Satgas Penentuan Pendapat Timor Timur (P3TT) yang berkoordinasi dengan UNAMET. Ia pensiun dari TNI pada 2004 dengan pangkat Mayor Jenderal. Pada 10 Agustus 2025, Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat kehormatan Letnan Jenderal atas jasanya di Timor Timur.
Karier Politik Glenny Kairupan
Selain militer, Glenny aktif di Partai Gerindra. Ia pernah menjadi Ketua DPD Gerindra Sulawesi Utara hingga 2016, membawa partainya meraih peningkatan kursi signifikan di DPRD Sulut.
Ia sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPR-RI pada 2009 dan 2014, serta calon wakil gubernur Sulawesi Utara pada 2015, meski belum berhasil meraih posisi terpilih. Hingga periode 2020–2025, Glenny menjadi anggota Dewan Pembina Partai Gerindra.
Karier Korporasi dan Garuda Indonesia
Langkahnya ke dunia bisnis dimulai saat ia diangkat sebagai Komisaris Garuda Indonesia pada November 2024.
Kini, dengan penunjukan sebagai Direktur Utama, Glenny memimpin maskapai pelat merah ini di tengah tantangan industri penerbangan yang dinamis.
Bersamanya, Thomas Sugiarto Oentoro menjabat Wakil Direktur Utama, sementara posisi komisaris utama dipegang Fadjar Prasetyo.
Kehidupan Pribadi
Glenny menikah dengan Sri Ekasari Rachmadiarti pada 1980. Pasangan ini dikaruniai satu anak perempuan, Juwita Debbie Kairupan.
Kehidupan keluarga tetap menjadi fondasi penting bagi Glenny di tengah karier militernya yang padat dan tanggung jawab besar di dunia politik maupun korporasi.
Dengan rekam jejak yang panjang dari militer, politik, hingga korporasi, Glenny Kairupan kini menatap tantangan baru sebagai nakhoda utama Garuda Indonesia, membawa semangat disiplin, pengalaman strategis, dan visi kepemimpinan yang matang ke lini penerbangan nasional. [zainal/a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.