Aktivitas dakwahnya di dunia digital membuat namanya cepat dikenal. Ceramahnya yang dikemas ringan, penuh humor, dan sarat pesan moral membuat banyak jamaah muda merasa dekat dengannya. Di platform seperti YouTube dan TikTok, cuplikan dakwah Gus Elham kerap mendapat ribuan penonton.
Namun popularitas itu pula yang kini menjadi bumerang setelah video lama memperlihatkan dirinya mencium anak perempuan viral dan menuai kritik keras.
Belum Menikah
Di luar panggung dakwah, Gus Elham dikenal sangat dekat dengan ibundanya, Bu Nyai Ernisa Zulfa Al-Hafidz. Dalam banyak kesempatan, sang ibu kerap hadir mendampinginya di majelis taklim yang ia pimpin.
Banyak warganet sempat salah sangka dengan kedekatan mereka, mengira Gus Elham sudah menikah. Namun faktanya, pendakwah 24 tahun itu belum menikah dan masih fokus mengembangkan pesantren serta memperluas jangkauan dakwahnya.
Minta Maaf dan Janji Perbaikan
Usai video ciuman anak viral, Gus Elham langsung menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui tayangan video. Ia mengakui kesalahannya dan menyebut kejadian itu sebagai kekhilafan pribadi yang menjadi pelajaran besar dalam hidupnya.
“Dengan penuh kerendahan hati, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas video yang menimbulkan kegaduhan. Saya berkomitmen memperbaiki diri dan menyampaikan dakwah dengan cara yang lebih bijak,” ujarnya dalam pernyataan resminya.
Ia juga menegaskan bahwa video yang beredar adalah rekaman lama yang telah dihapus dari seluruh akun media sosialnya.
Kini, setelah badai kritik datang bertubi-tubi, publik menyoroti bagaimana Gus Elham akan melangkah ke depan. Bagi sebagian jamaahnya, ia tetap dianggap sebagai pendakwah muda yang memiliki potensi besar, sosok yang sedang berproses menuju kedewasaan spiritual dan sosial.
Di tengah dunia dakwah yang semakin terbuka dan terekam kamera, perjalanan Gus Elham menjadi cermin bagi para tokoh agama muda agar berhati-hati dalam bersikap. Sebab, di era digital, akhlak bukan hanya ajaran, tetapi juga tontonan. [a46]
penulis: zainal efendi sumber: -
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.