MENU
Profil Khalid Basalamah, Pendakwah yang Kembalikan Uang Terkait Dugaan...
WA FB
News

Profil Khalid Basalamah, Pendakwah yang Kembalikan Uang Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji ke KPK

R Editor : Redaksi Sinata | 16 Sep 2025 | 03:02 WIB
Profil Khalid Basalamah, Pendakwah yang Kembalikan Uang Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji ke KPK
Khalid Zeed Abdullah Basalamah (Khalid Basalamah). (Ist)

Tawaran menjadi khatib semakin banyak, hingga ia memutuskan mengundurkan diri dari posisi dosen dan fokus berdakwah. Ia juga membuka kelas hadis gratis untuk masyarakat, sebuah langkah yang menunjukkan komitmennya menyebarkan ilmu tanpa batas.

Menurut pengamat dakwah Mohammad Muhtador (IAIN Kudus), metode Khalid Basalamah menggabungkan referensi klasik—seperti Bulughul Maram karya Ibnu Hajar al-‘Asqalani dan Minhajul Muslim karya Abu Bakar al-Jazairi—dengan pemanfaatan teknologi modern.

Ceramahnya diunggah ke YouTube dan platform media sosial lain, membuat pesan-pesannya mudah diakses jutaan umat.

Popularitas di Media Sosial

Sejak bergabung di YouTube pada 2013, Khalid Basalamah menjadi salah satu ustaz dengan jumlah subscriber terbanyak. Video-videonya yang membahas hukum fikih, akhlak, dan masalah sosial-keagamaan kerap masuk trending.

Gaya penyampaiannya sederhana, lugas, dan menghindari istilah rumit sehingga mudah dipahami masyarakat.

Keberhasilannya memanfaatkan teknologi membuatnya dianggap pionir dalam menggabungkan dakwah tradisional dengan pendekatan digital.

Banyak jamaah yang awalnya mengenalnya lewat media sosial sebelum hadir langsung di kajiannya. Pendekatan ini juga menginspirasi pendakwah muda lain.

Penghargaan

Prestasi Khalid Basalamah tidak hanya diakui jamaah, tetapi juga oleh komunitas ulama internasional.

Pada Pertemuan Ulama dan Dai se-Asia Tenggara, Eropa, dan Afrika ke-3 tahun 2017, ia dianugerahi penghargaan "Ulama dan Dai Kehormatan" oleh Multaqo Adduat dan Ulama Asia Tenggara.

Penghargaan ini menunjukkan pengakuan terhadap kontribusinya dalam menyebarkan ajaran Islam dan mempererat persaudaraan umat.

Bisnis

Selain berdakwah, Khalid Basalamah dikenal sebagai pengusaha sukses. Ia mendirikan PT Ajwad, yang mengelola restoran khas Timur Tengah.

Restoran ini unik karena mengadakan program tahfiz Al-Qur'an untuk karyawan dan menutup pelayanan saat waktu salat tiba.

Bisnisnya juga mencakup travel umrah dan haji, penerbitan buku, serta penjualan suvenir Timur Tengah.

Selain itu, ia memimpin Yayasan Ats-Tsabat di Jakarta Timur, yang aktif dalam pengiriman dai ke daerah terpencil seperti Papua.

Ia juga memprakarsai program sedekah kreatif, termasuk beasiswa, umrah gratis, pembangunan sumur air bersih, dan pemberian motor untuk para dai.

Pada 2018, ia menerbitkan buku berjudul Palestina yang Terlupakan, yang menyoroti kondisi Palestina dan mengajak umat untuk peduli terhadap perjuangan rakyat Palestina.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.