MENU
PSI Pasang Target 50 Kursi di Senayan
WA FB
News

PSI Pasang Target 50 Kursi di Senayan

R Editor : Redaksi Sinata | 25 Jan 2026 | 20:25 WIB
PSI Pasang Target 50 Kursi di Senayan
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menargetkan minimal 50 kursi di DPR RI pada pemilu mendatang. Ambisi ini menjadi sinyal PSI ingin naik kelas sebagai kekuatan politik parlemen papan tengah melalui konsolidasi dan strategi nasional. (Ist)

Jakarta, Sinata.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai membuka peta jalan politiknya menuju pemilihan umum mendatang. Partai yang selama ini dikenal sebagai kekuatan politik muda itu secara terbuka memasang sasaran besar: mengamankan sedikitnya 50 kursi di DPR RI.

Target tersebut menandai perubahan signifikan arah perjuangan PSI. Dari sekadar partai pendatang baru, PSI kini membidik posisi strategis sebagai kekuatan parlemen papan tengah, sekaligus menantang dominasi partai-partai mapan di Senayan.

Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, menegaskan bahwa target puluhan kursi tersebut bukan sekadar jargon politik. Menurutnya, angka itu lahir dari perhitungan matang atas perkembangan struktur partai dan potensi elektoral di berbagai daerah.

“Kami tidak ingin berjalan tanpa arah. Target kami jelas, minimal 50 hingga 60 kursi DPR RI, dan itu sedang kami persiapkan dari sekarang,” kata Ahmad Ali, dikutip Minggu (25/1/2026).

PSI menyadari jalan menuju target tersebut tidak mudah. Ahmad Ali mengakui, peta kekuatan PSI belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Namun, kondisi itu justru menjadi dasar bagi partai untuk menerapkan strategi berbeda di tiap daerah pemilihan.

Di sejumlah wilayah yang belum menjadi basis kuat, PSI memilih pendekatan realistis. Sebaliknya, di daerah dengan pertumbuhan kader dan simpatisan yang pesat, partai mulai memfokuskan perebutan kursi secara lebih agresif.

“Kami membaca potensi tiap daerah secara objektif. Tidak semua wilayah dipaksakan target tinggi, tapi secara nasional akumulasinya harus signifikan,” ujarnya.

Target 50 kursi DPR RI juga dimaknai PSI sebagai penanda fase baru perjuangan politik. Partai ini tak lagi ingin dipersepsikan sekadar sebagai pelengkap demokrasi, melainkan aktor utama dalam pengambilan kebijakan nasional.

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep sebelumnya juga menegaskan pentingnya kerja kolektif dan disiplin organisasi untuk menembus batas elektoral yang selama ini sulit dilampaui partai-partai baru. Ia menekankan bahwa PSI harus hadir nyata di tengah masyarakat, bukan hanya kuat di media sosial.

Dengan total ratusan kursi DPR RI yang diperebutkan, target PSI jelas bukan target kecil. Persaingan ketat antarpartai, perubahan perilaku pemilih, hingga dinamika politik nasional akan menjadi faktor penentu keberhasilan strategi ini. [a46]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.