“Kami mengontrol permainan sejak awal. Babak kedua lebih sulit karena Bhayangkara meningkatkan agresivitasnya. Tapi tim menunjukkan progres besar,” ujarnya.
Van Gastel juga memuji performa gemilang kiper muda mereka.
“Hari ini Cahya menunjukkan kualitasnya. Beberapa penyelamatan penting membuat kami tetap unggul.”
Di kubu seberang, pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, mengaku puas dengan kerja keras pemainnya meski pulang tanpa poin.
“Kami punya rencana permainan dan sudah dijalankan. Babak kedua kami tekanan penuh, banyak peluang tercipta. Tapi kiper PSIM tampil luar biasa,” kata Munster. [fetra]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.