"Juga agar persalinan lancar serta bayi yang dilahirkan sehat. Ini semua dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak," tukasnya.
Masih kata Fitri, pembinaan yang dilakukan tim spesialis obgyin dan spesialis anak, yaitu, dengan melakukan praktek penanganan ibu dan bayi. Serta dijelaskan kondisi ibu hamil dan langkah-langkah yang harus dilakukan oleh dokter puskesmas atau bidan ketika mengetahui kondisi ibu/bayi.
Kegiatan pembinaan ini tidak hanya pemberian materi, tetapi sistem On the Job (OJT) training. Sehingga ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, dan bayi baru lahir dengan risiko bisa terlayani oleh dokter spesialis. (*)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.