MENU
Banner SINATA.ID
Racikan Media Tanam Pohon Anggur Paling Joss! Rahasia Panen Lebat dari...
WA FB
News

Racikan Media Tanam Pohon Anggur Paling Joss! Rahasia Panen Lebat dari Planterbag 100 Liter

R Editor : Redaksi Sinata | 25 Oct 2025 | 19:29 WIB
Racikan Media Tanam Pohon Anggur Paling Joss! Rahasia Panen Lebat dari Planterbag 100 Liter
Racikan media tanam pohon anggur paling joss versi planterbag 100 liter! Panduan lengkap, takaran bahan, hingga cara fermentasi yang bikin akar subur, daun rimbun, dan buah manis berlimpah. (sinata)
  • Mikoriza (MycoGrow) Ini bukan bahan sembarangan. Mikoriza adalah jamur baik yang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman. Ia memperluas jangkauan akar, mempercepat penyerapan unsur hara, dan melindungi tanaman dari penyakit akar.

  • Trichoderma (Trichotec WP) Kalau mikoriza ibarat “dokter gizi”, maka Trichoderma adalah “dokter imun”. Jamur ini melindungi tanaman dari serangan patogen berbahaya seperti fusarium dan pythium, yang kerap menyerang akar muda.

  • Kapur Dolomit Unsur ini sering diabaikan, padahal berperan penting untuk menetralkan pH tanah. Anggur menyukai media yang sedikit basa — di sinilah dolomit bekerja menjaga keseimbangan kimiawi tanah agar tanaman tak “keracunan” keasaman.

  • Formula Sakti: Takaran Tepat Biar Tidak Gagal Panen

    Berdasarkan uji coba penulis di lapangan, berikut komposisi media tanam untuk satu planterbag berkapasitas 100 liter:

    • Tanah hitam: 1 bagian

    • Sekam mentah: ½ bagian

    • Sekam bakar: ½ bagian

    • Dedak/bekatul: ½ kilogram

    • Mikoriza: 1 genggam

    • Trichoderma: 1 genggam

    • Kapur dolomit: 1 genggam

    Seluruh bahan tersebut kemudian dicampur secara merata, hingga setiap partikel tanah benar-benar menyatu.

    Hasilnya adalah media tanam yang kaya, gembur, dan penuh kehidupan mikroorganisme.

    Langkah Berikutnya: Menghidupkan Tanah dengan Mikroba

    Inilah bagian yang sering dilewatkan pemula, proses aktivasi tanah.

    Media tanam bukan hanya campuran fisik, tetapi juga ekosistem biologis yang hidup.

    Untuk itu, diperlukan tambahan dua elemen penting:

    1. Bakteri Pengurai (EM4, M21, atau FloraOne)
      Cairan ini mengandung miliaran bakteri baik yang bekerja mengurai bahan organik menjadi unsur hara siap serap.

    2. Molase (Tetes Tebu)
      Jangan salah, molase bukan pemanis biasa. Ia adalah sumber energi bagi bakteri agar tetap aktif. Ketika bakteri memakan molase, hasil kotorannya justru menjadi pupuk alami yang sangat subur.

    Campurkan 2 sendok makan EM4 atau M21, plus 2 sendok makan molase, ke dalam 10 liter air bersih.

    Aduk hingga merata, lalu siramkan ke media tanam yang telah diaduk sebelumnya.

    Lakukan penyiraman secara perlahan hingga meresap ke seluruh lapisan tanah.

    Fermentasi: Tahap Rahasia yang Menentukan Keberhasilan

    Setelah seluruh bahan dicampur dan disiram cairan mikroba, jangan langsung menanam bibit anggur.

    ADVERTISEMENT

    Komentar (0)

    1000 Karakter tersisa
    Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

    Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.