MENU
Rahul Gandhi Tegas Tolak Samakan India dengan Pakistan di Hadapan AS
WA FB
Dunia

Rahul Gandhi Tegas Tolak Samakan India dengan Pakistan di Hadapan AS

J Editor : Jansen Siahaan | 11 Feb 2026 | 23:22 WIB
Rahul Gandhi Tegas Tolak Samakan India dengan Pakistan di Hadapan AS
Rahul Gandhi. (thenewsminute)

New Delhi, Sinata.id — Pemimpin oposisi India, Rahul Gandhi, menegaskan bahwa aliansi politik INDIA yang dipimpinnya tidak akan membiarkan posisi India disamakan dengan Pakistan dalam hubungan diplomatik maupun perdagangan dengan Amerika Serikat (AS).

Pernyataan tersebut disampaikan saat menanggapi dinamika hubungan bilateral India–AS, khususnya terkait potensi negosiasi perdagangan di masa mendatang.

Gandhi menyatakan bahwa apabila aliansi INDIA memimpin pemerintahan, pendekatan dalam perundingan dengan Washington akan menempatkan India sebagai mitra strategis yang setara. Ia menekankan pentingnya menjaga posisi geopolitik serta kedaulatan ekonomi India di tingkat global.

Menurutnya, kebijakan luar negeri harus mencerminkan kekuatan ekonomi dan politik India, serta peran strategisnya di kawasan dan dunia.

“Negosiasi perdagangan perlu difokuskan pada kepentingan nasional, perlindungan sektor domestik, serta kerja sama bilateral yang saling menguntungkan,” ungkapnya seperti dilansir, Rabu (11/2/2026).

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian terhadap arah hubungan dagang India dengan AS, terutama dalam konteks perubahan dinamika politik internasional. Isu kesetaraan posisi negara dalam perundingan global menjadi salah satu topik yang mengemuka dalam perdebatan politik domestik India.

Gandhi menegaskan bahwa aliansi INDIA berkomitmen menjalankan diplomasi yang tegas, realistis, dan berorientasi pada kepentingan nasional. Ia menilai pendekatan tersebut penting untuk menjaga martabat India dalam setiap forum internasional. (SN9)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.