MENU
Ratusan Warga Siantar Sitalasari Curhat Soal Bansos ke Anggota DPRD Er...
WA FB
Pematangsiantar

Ratusan Warga Siantar Sitalasari Curhat Soal Bansos ke Anggota DPRD Erwin Siahaan

J Editor : Jansen Siahaan | 09 Mar 2026 | 19:56 WIB
Ratusan Warga Siantar Sitalasari Curhat Soal Bansos ke Anggota DPRD Erwin Siahaan
Kegiatan reses Anggota DPRD Pematangsiantar Erwin Freddy Siahaan. (sinata)

Pematangsiantar, Sinata.id – Ratusan warga Kecamatan Siantar Sitalasari memadati Jalan Melati Gang Simalungun, Kelurahan Bukit Sofa, Senin (9/3/2026), untuk menghadiri kegiatan reses masa sidang II Anggota DPRD Kota Pematangsiantar, Erwin Freddy Siahaan.

Antusiasme warga terlihat sejak awal acara. Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan secara langsung kepada wakil rakyat serta jajaran Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Pematangsiantar, Agustina Sihombing, serta Camat Siantar Sitalasari, Suriadi. Kehadiran keduanya diharapkan mampu memberikan penjelasan sekaligus solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait bantuan sosial.

Warga Keluhkan Bantuan Sosial Terhenti

Dalam dialog yang berlangsung, sejumlah warga menyampaikan berbagai keluhan. Mayoritas persoalan yang disampaikan berkaitan dengan bantuan sosial yang dinilai tidak tepat sasaran atau tiba-tiba dihentikan.

Salah seorang warga, Leni Saragih, mengaku kebingungan karena bantuan yang selama ini diterimanya tiba-tiba terhenti tanpa penjelasan.

Ia mengaku telah berkali-kali mendatangi kantor Dinas Sosial (Dinsos) untuk meminta penjelasan, namun belum mendapatkan jawaban yang memuaskan.

“Sudah sekitar sepuluh kali saya datang ke Dinsos, tapi belum ada penjelasan. Kenapa BPNT kami diputus? BPJS juga dihentikan. Saya diarahkan ke Dinsos atas saran dari Dinas Kesehatan (Dinkes),” ujar Leni.

Warga Mengaku Tak Pernah Terima Bantuan

Keluhan serupa disampaikan Bertauli Purba, warga Kelurahan Bukit Sofa. Ia mengaku tidak pernah sekalipun menerima bantuan dari pemerintah, baik Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Menurutnya, kondisi tersebut terasa tidak adil karena ada warga yang dinilai mampu justru terdaftar sebagai penerima bantuan.

“Saya tidak pernah dapat PKH, tidak pernah juga dapat BPNT. Bolak-balik saya minta SKTM dari kelurahan, sampai merasa malu,” tuturnya.

Ia juga menyoroti adanya dugaan ketimpangan penerima bantuan, di mana sejumlah warga yang memiliki kondisi ekonomi lebih baik justru masuk dalam daftar penerima manfaat.

DPRD Minta Penyaluran Bansos Lebih Adil

Menanggapi keluhan warga, Erwin menekankan pentingnya keadilan dalam penyaluran bantuan sosial. Ia meminta Pemerintah Kota Pematangsiantar memastikan program bantuan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.