Potensi Komplementaritas Ekonomi
Ravindra melihat adanya komplementaritas kuat antara kedua pihak. Uni Eropa unggul dalam teknologi hijau, energi terbarukan, serta ekonomi maritim berkelanjutan. Sementara Indonesia memiliki kekuatan pada hilirisasi sumber daya alam, industri pertambangan, hingga produk turunan kelapa sawit dan mineral strategis.
Dengan basis pasar lebih dari 685 juta jiwa, kombinasi ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Parlemen sebagai Ruang Strategis
Menutup pertemuan, Ravindra menegaskan bahwa parlemen harus menjadi ruang dialog terbuka untuk membahas isu lintas kawasan, memperdalam pemahaman, dan mendorong kerja sama konkret.
Ia meyakini, penguatan hubungan Indonesia–Uni Eropa melalui jalur parlemen akan menjadi fondasi penting bagi kemitraan jangka panjang yang lebih adil dan saling menguntungkan. (A18)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.