oleh : Pdt Mis Ev Daniel Pardede,M.Th Menjelang berakhirnya tahun 2025 dan memasuki tahun baru 2026, banyak orang berada dalam suasana refleksi diri.
Hari-hari terakhir di penghujung tahun kerap diwarnai kegelisahan, keheningan batin, serta berbagai pertanyaan tentang masa depan, kondisi hidup, dan harapan yang belum terwujud.
Firman Tuhan mengingatkan umat-Nya bahwa di tengah perubahan waktu dan keadaan, Tuhan tetap setia dan tidak pernah berubah. “Sesungguhnya Aku, TUHAN, tidak berubah,” demikian ditegaskan dalam Maleakhi 3:6. Kepastian ini menjadi dasar iman bagi setiap orang percaya untuk melangkah dengan tenang memasuki tahun yang baru.
Alkitab juga meneguhkan janji pemeliharaan Tuhan hingga masa tua. Dalam Yesaya 46:4, Tuhan menyatakan bahwa Ia akan menggendong, memikul, dan menyelamatkan umat-Nya sepanjang hidup. Janji ini menegaskan bahwa tidak ada satu fase kehidupan pun yang luput dari perhatian dan kasih Tuhan.
Di tengah tekanan hidup, sakit penyakit, kerugian, maupun kesulitan ekonomi dan sosial, Firman Tuhan mengajak setiap orang untuk tetap menetapkan langkah dalam kebaikan dan kemurahan. Mazmur 23:6 menegaskan bahwa kebajikan dan kemurahan Tuhan akan mengikuti umat-Nya seumur hidup, bukan semata-mata ketika keadaan sedang baik.
Lebih dari itu, umat percaya diajak untuk hidup dalam kekudusan dan menguduskan nama Tuhan dalam seluruh aspek kehidupan, sebagaimana diajarkan dalam Doa Bapa Kami (Matius 6:9). Kekudusan bukan sekadar tuntutan, melainkan panggilan hidup yang memuliakan Tuhan.
Alkitab dengan tegas menyatakan bahwa janji Tuhan pasti digenapi. Firman-Nya teruji, Allah tidak berdusta, dan waktu-Nya selalu tepat.
Yesus Kristus tetap sama, kemarin, hari ini, dan sampai selama-lamanya (Ibrani 13:8). Keyakinan inilah yang menjadi dasar pengharapan dalam menyongsong tahun baru.
Menutup tahun bukan hanya soal meninggalkan masa lalu, tetapi tentang memperbarui iman dan arah hidup. Ketika hati rindu untuk semakin serupa dengan Kristus, Tuhan sendiri yang akan membentuk, menuntun, dan memampukan. Dengan iman, kekudusan, dan pengharapan kepada Tuhan yang tidak pernah berubah, mari melangkah ke tahun 2026 dengan keyakinan penuh akan penyertaan-Nya.
Shalom, selamat Natal dan Tahun Baru. Tuhan memberkati.(A27)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.