MENU
Ribuan Motor “Naik Kereta” Saat Mudik Lebaran, Program Motis Jadi Anda...
WA FB
News

Ribuan Motor “Naik Kereta” Saat Mudik Lebaran, Program Motis Jadi Andalan Hindari Bahaya Jalan Raya

R Editor : Redaksi Sinata | 15 Mar 2026 | 19:31 WIB
Ribuan Motor “Naik Kereta” Saat Mudik Lebaran, Program Motis Jadi Andalan Hindari Bahaya Jalan Raya
Petugas merapikan kendaraan peserta Motis. (Bloomberg)

Jakarta, Sinata.id — Pemandangan tak biasa terlihat di sejumlah stasiun kereta api menjelang musim mudik Lebaran 2026. Deretan sepeda motor tampak disusun rapi di gerbong khusus kereta, sementara pemiliknya bersiap melanjutkan perjalanan menggunakan kereta penumpang menuju kampung halaman.

Fenomena ini merupakan bagian dari program Mudik Motor Gratis (Motis) yang kembali digelar pemerintah melalui Kementerian Perhubungan dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian.

Dikutip Minggu (15/3/2026), program tersebut dirancang sebagai solusi bagi pemudik yang biasa menempuh perjalanan jauh dengan sepeda motor.

Melalui skema ini, pemudik cukup menitipkan sepeda motor mereka untuk diangkut menggunakan kereta, sementara pemilik kendaraan ikut bepergian dengan kereta penumpang menuju kota tujuan.

Petugas sibuk merapikan sepeda motor peserta program Motis di area pengangkutan stasiun. Setiap kendaraan didata dan disusun secara sistematis sebelum dimasukkan ke gerbong khusus.

Langkah ini bukan sekadar memudahkan perjalanan pemudik, tetapi juga menjadi strategi pemerintah untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas selama musim mudik.

Program Motis dirancang untuk mengurangi jumlah pemudik yang menempuh perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor, kendaraan yang selama ini tercatat sebagai salah satu penyumbang terbesar kecelakaan saat arus mudik.

Meski berbagai moda transportasi tersedia, sepeda motor masih menjadi pilihan utama sebagian masyarakat untuk pulang kampung.

Berdasarkan hasil survei yang dikutip pemerintah, diperkirakan sekitar 24,08 juta orang akan menggunakan sepeda motor saat mudik Lebaran tahun ini.

Angka tersebut menunjukkan betapa dominannya peran motor dalam tradisi mudik di Indonesia, meski perjalanan jarak jauh dengan kendaraan roda dua memiliki risiko tinggi.

Karena itu, pemerintah mendorong masyarakat memanfaatkan program Motis agar perjalanan lebih aman tanpa harus meninggalkan kendaraan pribadi di kota asal.

Program ini juga memberikan insentif bagi peserta. Setiap sepeda motor yang didaftarkan akan memperoleh dua tiket kereta api gratis bagi penumpang yang ikut dalam perjalanan.

Dengan demikian, pemudik tidak hanya mendapatkan fasilitas pengangkutan kendaraan, tetapi juga perjalanan kereta tanpa biaya tambahan.

Namun ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi. Motor yang bisa diangkut dibatasi pada kendaraan dengan kapasitas mesin maksimal 200 cc, menyesuaikan kapasitas gerbong kereta yang tersedia.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.