Pematangsiantar, Sinata.id – Proyek pembangunan kios darurat di kawasan Gedung IV Pasar Horas Kota Pematangsiantar kembali menuai sorotan.
Meski pembangunan telah rampung dan kios sudah ditempati para pedagang, kualitas bangunan dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang dikucurkan.
Kritik keras disampaikan tokoh sekaligus pengamat Kota Pematangsiantar, Rocky Marbun. Ia secara tegas meminta agar Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Horas Jaya, Bolmen Silalahi, dicopot dari jabatannya.
Menurut Rocky, kondisi kios darurat yang baru dibangun tersebut jauh dari harapan. Ia menilai kualitas bangunan terlihat tidak sebanding dengan informasi anggaran proyek yang disebut mencapai miliaran rupiah.
“Seharusnya sebagai Dirut mengetahui secara jelas berapa anggaran pembangunan itu. Tidak mungkin seorang Dirut tidak mengetahui jumlah anggaran yang digunakan,” kata Rocky, Senin (9/3/2026).
Dirut Diminta Bertanggung Jawab
Rocky menilai seorang Dirut tidak hanya bertugas mengetahui proyek secara umum, tetapi juga bertanggung jawab mengawasi penggunaan anggaran hingga memastikan kualitas bangunan yang dihasilkan sesuai standar.
“Dirut harus memperhatikan mulai dari anggaran hingga kualitas pekerjaan. Dengan anggaran yang besar, hasil bangunan yang terlihat sekarang sangat tidak sesuai harapan. Karena itu saya meminta Dirut PD Pasar Horas Jaya dicopot,” tegasnya.
Kios Disebut Bocor dan Saluran Air Bermasalah
Rocky juga menyoroti kondisi fisik kios darurat yang disebut masih menyisakan sejumlah persoalan di lapangan. Salah satunya adalah sistem saluran air yang dinilai tidak berfungsi dengan baik sehingga menimbulkan genangan saat hujan turun.
Selain itu, ia juga menyebut beberapa bagian atap kios dilaporkan bocor ketika hujan.
“Saluran air tidak berfungsi dengan baik sehingga banjir saat hujan. Atap kios juga ada yang bocor. Jadi kalau dibilang pedagang sudah nyaman, dari sisi mana nyamannya?” ujarnya.
Baca juag:Kualitas Kios Darurat Pasar Horas Disorot, Dirut PD PHJ Mengaku Tak Tahu Anggarannya
Kritik Pernyataan DPRD
Rocky turut menanggapi pernyataan Ketua Komisi II DPRD Pematangsiantar, Hendra Pardede, yang sebelumnya menyebut kondisi kios darurat tersebut cukup nyaman dan aman bagi para pedagang.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.