Kini pasar menanti rilis data inflasi PCE AS, indikator favorit The Fed, yang akan diumumkan Jumat malam waktu Washington. Jika angka inflasi kembali tinggi, dolar AS berpeluang menguat lagi dan menjadi ujian berikutnya bagi rupiah pada pekan depan.
Rupiah sempat jatuh, namun mampu membalikkan keadaan di menit-menit akhir perdagangan. Meski penguatan tipis ini memberi napas segar, tekanan global dan perlambatan ekonomi dalam negeri masih akan membayangi langkah rupiah di hari-hari berikutnya. (A46)
sumber: cnbc | indopremier
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.