Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas layanan air minum yang aman dan layak sebenarnya sangat mungkin diterapkan di Indonesia.
Sebagai informasi, SPAM Jatiluhur I merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang memanfaatkan air baku dari Waduk Jatiluhur. Proyek ini memiliki kapasitas produksi hingga 4.750 liter per detik.
Distribusi airnya mencakup empat wilayah utama, yakni DKI Jakarta sebesar 4.000 liter per detik, Kota Bekasi 300 liter per detik, Kabupaten Bekasi 100 liter per detik, serta Kabupaten Karawang 350 liter per detik.
Melalui kunjungan kerja ini, Komisi VI DPR RI berharap penguatan pengelolaan sistem penyediaan air minum nasional dapat terus dilakukan. Baik dari sisi pembangunan infrastruktur, regulasi, maupun tata kelola, agar masyarakat memperoleh akses air minum yang aman, layak, dan berkelanjutan. (A18)
Sumber: Parlementaria
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.