MENU
Saat Teduh Abba Home Family: Tiga Langkah Sederhana Bersinar dalam Kas...
WA FB
Religi

Saat Teduh Abba Home Family: Tiga Langkah Sederhana Bersinar dalam Kasih Kristus

F Editor : Ferry SP Sinamo | 06 Jan 2026 | 11:31 WIB
Saat Teduh Abba Home Family: Tiga Langkah Sederhana Bersinar dalam Kasih Kristus
Pastor Dion Panomban

 Oleh : Ps Dion Panomban  

Saat teduh Abba Home Family pada Selasa, 6 Januari 2026, mengangkat perenungan firman Tuhan tentang panggilan hidup orang percaya untuk tetap bersinar di tengah kehidupan sehari-hari.

Perenungan ini menekankan tiga hal sederhana namun mendasar, yakni:

* Memelihara hubungan dengan Tuhan* ,

* Menjaga hubungan yang baik dengan pasangan, anak, keluarga, serta sesama, dan

* Memelihara iman agar bertumbuh menjadi gaya hidup.

Firman Tuhan yang menjadi dasar perenungan diambil dari Efesus 5:1–5 (TB). Dalam bagian ini, Rasul Paulus menegaskan bahwa orang percaya dipanggil untuk menjadi penurut Allah dan hidup di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus telah lebih dahulu mengasihi dan menyerahkan diri-Nya bagi umat manusia sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.

Panggilan ini menuntut keteladanan nyata dalam sikap, perkataan, dan perbuatan sehari-hari.

Selain itu, firman Tuhan juga menegaskan standar hidup kudus yang harus dijaga oleh setiap orang percaya.

Percabulan, rupa-rupa kecemaran, keserakahan, serta perkataan yang kotor, kosong, dan sembrono dinyatakan sebagai hal-hal yang tidak pantas bagi orang-orang kudus. Sebaliknya, umat Tuhan dipanggil untuk menggantinya dengan hidup yang penuh ucapan syukur sebagai wujud iman yang berkenan kepada Allah.

Sebagai bagian dari pendalaman firman, jemaat diajak merenungkan beberapa pertanyaan penting:

1. Mengapa kita dipanggil untuk hidup di dalam kasih, mengingat Kristus telah lebih dahulu mengasihi dan menyerahkan diri-Nya bagi kita?.

2. mengapa Kristus menjadi standar kasih dalam hidup orang percaya, karena kasih-Nya adalah kasih yang berkorban dan berkenan kepada Allah ?

3. Apa peringatan penting yang harus selalu diingat sebagai orang percaya, bahwa tidak semua orang mendapat bagian dalam Kerajaan Allah, melainkan mereka yang hidup sesuai kehendak-Nya?

4. Perilaku apa yang tidak boleh dilakukan dan sikap apa yang seharusnya dilakukan, yakni menjauhi percabulan, kecemaran, keserakahan, serta perkataan yang tidak pantas dan menggantikannya dengan ucapan syukur ?.

5. Serta berkat rohani apa yang diterima melalui saat teduh pagi ini, berupa dorongan untuk hidup sebagai anak-anak Allah yang meneladani kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari ?.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.