MENU
Banner SINATA.ID
Sahroni Robohkan Rumahnya yang Dijarah, Pilih Bangun Ulang
WA FB
News

Sahroni Robohkan Rumahnya yang Dijarah, Pilih Bangun Ulang

T Editor : Tumpal Pandapotan | 14 Nov 2025 | 16:30 WIB
Sahroni Robohkan Rumahnya yang Dijarah, Pilih Bangun Ulang
Kondisi rumah Sahroni usai perobohan

Jakarta Sinata.id - Anggota DPR RI nonaktif Ahmad Sahroni merobohkan rumahnya di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, setelah bangunan tersebut dinilai tidak lagi layak huni pasca-kerusuhan dan penjarahan yang terjadi pada Sabtu (30/8/2025). Proses pembongkaran mulai hari ini, Jumat (14/11/2025) menggunakan alat berat ekskavator.

Proses pembongkaran menunjukkan bagian depan rumah dihantam alat berat hingga menyisakan puing-puing berserakan. Pembongkaran dilakukan sebagai tahap awal pembangunan ulang yang akan dikerjakan di tanah yang sama.

Sebelum perobohan dimulai, Sahroni menggelar doa bersama dengan tokoh masyarakat, ketua RT dan RW, serta warga sekitar. Dalam pernyataannya melalui siniar YouTube, Kamis (13/11/2025), ia menyatakan bahwa keputusan meratakan bangunan diambil atas pertimbangannya sendiri.

“Iya, mau gue robohin saja karena sudah enggak oke,” kata Sahroni.

Menurutnya, struktur bangunan tersisa sudah rusak berat akibat aksi massa yang bukan berasal dari warga setempat. Selain merusak bangunan, massa juga menjarah sejumlah barang miliknya. Pada saat kejadian, Sahroni berada di dalam rumah dan bersembunyi di lantai dua.

Dalam insiden yang terjadi akhir Agustus lalu, rumah Sahroni menjadi salah satu lokasi yang disasar massa penjarah. Ia juga sempat berpapasan dengan salah satu pelaku saat berada di kamar mandi lantai atas.

Meski mengalami kerugian besar, Sahroni memastikan tidak akan pindah dari kawasan tersebut. Ia menegaskan akan membangun rumah baru dengan struktur yang lebih kokoh. “Gue tetap di sini dengan kondisi yang sama,” tuturnya. (*)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.