Musim lalu, enam pelatih dipecat di tengah jalan, termasuk nama-nama besar seperti Carlo Ancelotti yang memilih mundur usai musim berakhir.
Kini, setiap keputusan di La Liga terasa seperti perjudian nasib.
Sekali kalah, rumor pemecatan langsung beredar di media sosial bahkan sebelum peluit akhir berbunyi.
Pelatih yang Tumbang di La Liga:
-
Veljko Paunovic (Real Oviedo)
Serie A: “Liga dengan Drama Paling Panas”
Italia, tempat di mana taktik, emosi, dan tekanan bercampur jadi satu. Igor Tudor jadi korban pertama di Serie A musim ini, setelah Juventus gagal menang dalam delapan laga beruntun.
Luciano Spalletti pun kembali ke kursi panas, diharapkan bisa mengembalikan mental juara Si Nyonya Tua.
Tak lama, Patrick Vieira menyusul. Genoa yang terperosok di dasar klasemen memecat legenda Prancis itu dan menunjuk Daniele De Rossi sebagai penyelamat.
Stefano Pioli pun tak luput dari badai, Fiorentina mengucapkan selamat tinggal setelah sepuluh laga tanpa kemenangan.
Pelatih yang Dipecat di Serie A:
-
Igor Tudor (Juventus)
-
Patrick Vieira (Genoa)
-
Stefano Pioli (Fiorentina)
Bundesliga: “62 Hari Jadi Rekor Baru”
Di Jerman, Erik ten Hag mencatatkan rekor yang tak diinginkan, hanya 62 hari bertahan di Bayer Leverkusen.
Manajemen menilai ruang ganti kehilangan kepercayaan, dan suasana tim menurun drastis.
Tak lama kemudian, Gerardo Seoane menyusul setelah Borussia Monchengladbach kalah telak 0–4 dari Werder Bremen, menutup rentetan 10 laga tanpa kemenangan.
Bundesliga dikenal efisien, tapi kali ini efisiensinya juga berlaku dalam memutuskan kontrak pelatih.
Pelatih yang Dipecat di Bundesliga:
-
Erik ten Hag (Bayer Leverkusen)
-
Gerardo Seoane (Borussia Monchengladbach)
Ligue 1: “Tiga Poin di Bawah Puncak, Tapi Tetap Dipecat”
Liga Prancis menegaskan: bahkan posisi papan atas tak menjamin rasa aman.
Adi Hütter didepak Monaco pada 9 Oktober meski timnya hanya terpaut tiga poin dari puncak klasemen.
Keputusan mengejutkan itu menegaskan bahwa ekspektasi tinggi tak lagi mengenal logika hasil sementara.
Sebastien Pocognoli langsung ditunjuk menggantikan Hütter. Di Prancis, setiap pelatih tahu, hasil seri bisa jadi cukup untuk kehilangan pekerjaan.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.