Perpaduan sejarah, strategi bisnis, dan reaksi kimia di otak menjadikan cokelat lebih dari sekadar hadiah. Ia berubah menjadi simbol universal cinta, perhatian, dan kehangatan emosi.
Tak heran, setiap Valentine tiba, cokelat kembali menjadi “bintang utama”, bukan hanya karena rasanya, tetapi karena cerita dan sensasi yang dibawanya. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.