MENU
Sering Diabaikan, Kebiasaan Sehari-hari Ini Ternyata Merusak Ginjal
WA FB
Berita

Sering Diabaikan, Kebiasaan Sehari-hari Ini Ternyata Merusak Ginjal

T Editor : Tumpal Pandapotan | 07 Feb 2026 | 16:30 WIB
Sering Diabaikan, Kebiasaan Sehari-hari Ini Ternyata Merusak Ginjal
ilustrasi. foto: istock

Pematangsiantar, Sinata.id – Kesehatan ginjal tidak hanya dipengaruhi faktor genetik, tetapi juga sangat bergantung pada kebiasaan harian yang dijalani seseorang, mulai dari asupan makanan hingga pola istirahat.

Ginjal bekerja tanpa henti menjaga keseimbangan tubuh, namun sejumlah kebiasaan tidak sehat dapat mengganggu kinerjanya dan meningkatkan risiko penyakit ginjal.

Mengacu pada informasi dari National Kidney Foundation, terdapat sejumlah kebiasaan sehari-hari yang terbukti dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal. Berikut daftarnya:

Gaya Hidup Sehari-hari yang Kerap Diabaikan

Pola makan tidak seimbang, kebiasaan minum yang buruk, hingga kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor yang kerap luput dari perhatian.

Padahal, berbagai lembaga kesehatan menegaskan bahwa gaya hidup berpengaruh besar terhadap kesehatan ginjal.

National Kidney Foundation mencatat, sejumlah kebiasaan umum dapat menjadi pemicu awal kerusakan ginjal jika dilakukan terus-menerus.

Konsumsi Garam Berlebih

Asupan garam yang terlalu tinggi dapat memicu peningkatan tekanan darah, termasuk pada pembuluh darah di ginjal. Kondisi ini membuat ginjal bekerja lebih keras.

Para ahli menyarankan penggunaan rempah-rempah alami sebagai alternatif penyedap agar konsumsi natrium dapat ditekan secara bertahap.

Ketergantungan pada Makanan Olahan

Makanan olahan disebut berkontribusi terhadap meningkatnya risiko penyakit ginjal. Studi pada 2022 menunjukkan bahwa konsumsi berlebihan makanan jenis ini berkaitan dengan risiko gangguan ginjal yang lebih tinggi.

Kandungan natrium, gula tambahan, lemak tidak sehat, serta rendahnya serat dan zat gizi menjadikan makanan olahan kurang ramah bagi kesehatan ginjal.

Kurangnya Asupan Cairan

Minimnya konsumsi air putih dapat mengganggu fungsi ginjal, terutama bagi mereka yang beraktivitas berat atau terpapar suhu panas.

Cairan membantu ginjal membuang sisa metabolisme, mencegah pembentukan batu ginjal, dan mendukung efektivitas pengobatan infeksi saluran kemih.

Pola Tidur yang Tidak Teratur

Kualitas tidur yang buruk juga berdampak pada kesehatan ginjal. Fungsi ginjal dipengaruhi oleh ritme tidur dan bangun yang membantu mengatur beban kerja organ ini sepanjang hari. Kurang tidur secara konsisten berpotensi mengganggu mekanisme tersebut.

Penggunaan Obat Pereda Nyeri Berlebihan

Obat pereda nyeri yang mudah didapat, seperti golongan NSAID, memang efektif meredakan rasa sakit.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.