Pada akhirnya, firman Tuhan mengingatkan: “Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga” (Filipi 3:20), maka hidup orang percaya seharusnya memancarkan nilai-nilai salib, sehingga iman tidak berhenti di pengakuan, tetapi nyata dalam perbuatan. (A27)
Religi
Seteru Salib: Ketika Iman Hanya di Bibir, Bukan dalam Hidup
ADVERTISEMENT
Berita Terkait
Pengharapan dalam Kristus Menjadi Kekuatan Iman di Tengah Tantangan Hidup
11 Jun 2026
Waspadai Roh Pengejek di Akhir Zaman: Refleksi Saat Teduh dari Yudas 1:20-23
11 Jun 2026
Salib Adalah Pengorbanan Tak Ternilai: Bukti Kasih Yesus yang Menyelamatkan Dunia
11 Jun 2026
Makna Salib dalam Kekristenan: Bukti Kasih Yesus yang Terdalam bagi Umat Manusia
09 Jun 2026
Tanpa Salib Tidak Ada Pengampunan, Tanpa Kristus Tidak Ada Keselamatan
08 Jun 2026
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.