MENU
Setia dalam Hal Kecil: Kunci untuk Menerima Harta yang Sesungguhnya
WA FB
Religi

Setia dalam Hal Kecil: Kunci untuk Menerima Harta yang Sesungguhnya

R Editor : Redaksi Sinata | 30 Sep 2025 | 05:02 WIB
Setia dalam Hal Kecil: Kunci untuk Menerima Harta yang Sesungguhnya
Pastor Dion Panomban.

Oleh: Pastor Dion Panomban Saat Teduh Abba Home Family Selasa 30 September 2025.

Kerajaan Allah selalu berbicara tentang kepercayaan dan tanggung jawab. Yesus mengajarkan bahwa jika kita ingin menjadi yang terbesar, maka kita harus rela menjadi yang terkecil. Prinsip ini sejalan dengan firman dalam Lukas 16:10:

“Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.”

Alkitab menegaskan bahwa mamon (uang/harta duniawi) adalah hal yang terkecil, namun justru melalui mamonlah Tuhan menguji kesetiaan dan kebenaran kita.

Sudahkah kita setia dan benar dalam mengelola mamon?

Bagaimana kita menggunakan uang yang Tuhan percayakan?

Kesetiaan dalam hal mamon bukan hanya berpengaruh pada kehidupan sehari-hari, tetapi juga berdampak hingga kekekalan. Kita dapat belajar dari kisah Ananias dan Safira yang mati karena ketidakjujuran dalam persembahan (Kisah Para Rasul 5), serta Kain yang persembahannya ditolak oleh Allah (Kejadian 4).

Mengapa Kita Perlu Setia dalam Hal Mamon?

1. Untuk menerima harta yang sesungguhnya (Luk. 16:11).

Jika kita tidak setia dalam hal yang kecil, bagaimana mungkin Tuhan mempercayakan berkat rohani yang lebih besar?

2. Untuk menerima harta kita sendiri (Luk. 16:12).

Ada berkat ilahi yang Tuhan sediakan khusus bagi kita. Tetapi itu hanya akan dipercayakan jika kita benar dan setia dalam mengelola harta orang lain atau hal kecil yang ada pada kita.

3. Untuk mengalahkan dosa akhir zaman (2 Tim. 3:1-5).

Akhir zaman ditandai dengan manusia yang cinta diri sendiri dan cinta uang. Kesetiaan kita dalam hal mamon menjadi senjata untuk mengalahkan dosa tersebut.

Pertanyaan Perenungan

1. Mengapa mamon menjadi saingan Yesus bagi kita? (Luk. 16:13). 2. Apa maksud dari harta yang sesungguhnya dan hartamu sendiri? (Luk. 16:11-12). 3. Mengapa kita perlu setia dan benar dalam hal mamon? (Luk. 16:10-11). 4. Bagaimana sikap hatimu terhadap mamon atau berkat? (Luk. 16:10-13). 5. Mengapa kita harus menang dalam hal mamon?

Setia dalam perkara kecil adalah pintu menuju perkara besar. Jika kita benar dalam hal mamon yang kecil, Tuhan akan mempercayakan kepada kita harta yang sesungguhnya, yaitu berkat rohani dan berkat kekal.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.