Pematangsiantar, Sinata.id - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Pematangsiantar terus menunjukkan perkembangan. Hingga saat ini, sebanyak 30 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur telah resmi beroperasi dan melayani penerima manfaat.
Hal tersebut disampaikan Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Pematangsiantar, Dinda Lestari, pada Rabu sore (18/2/2026).
Target SPPG (dapur MBG) di Kota Pematangsiantar sebanyak 47 unit dapur. Sehingga masih kurang 17 SPPG lagi. Kata Dinda, pihaknya akan terus berupaya untuk merealisasikannya. 30 sudah beroperasi, dari target 47, ujarnya.
Dinda menegaskan mayoritas SPPG yang sudah berjalan saat ini telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari Dinas Kesehatan. Adapun untuk sertifikasi halal dan HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) pihaknya memastikan hal tersebut dapat menyusul dalam waktu dekat.
SLHS lebih dari setengahnya sudah ada, selebihnya lagi proses dari Dinas Kesehatan. Maksimal satu bulan dari launching harus sudah memiliki sertifikatnya. Untuk yang dua lagi (sertifikasi Halal dan HACCP) secepatnya harus diurus juga, tutur Dinda.
Dinda juga memaparkan pengawasan yang diterapkan. Ia menjelaskan jika ditemukan kasus dugaan keracunan setelah penerima manfaat menyantap MBG, maka dapur terkait akan langsung ditutup sementara.
Tutup sementara langsung, sampai ke luar hasil lab apa penyebab kejadian tersebut, katanya.
Lebih lanjut, ia memaparkan keberlanjutan operasional suatu SPPG akan sangat bergantung pada penilaian tim khusus. Tim tersebut akan menentukan apakah dapur yang bersangkutan masih layak beroperasi atau tidak berdasarkan hasil investigasi dan evaluasi. (SN14)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.