“Anak-anak kami minta untuk menghentikan aksinya. Kemudian, kami tenangkan dan berikan bimbingan edukatif kepada mereka,” kata Hotma di Kantor Cabdis Pandan.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah memanggil kepala sekolah serta seluruh pihak terkait, termasuk guru dan penjaga sekolah, untuk dimintai keterangan.
“Kami sudah melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan akan segera melaporkannya ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara,” pungkasnya. (A1)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.