MENU
Sosok “Dea Halipa” Hebohkan Warganet, MUA Berhijab Ternyata Pria, Diju...
WA FB
News

Sosok “Dea Halipa” Hebohkan Warganet, MUA Berhijab Ternyata Pria, Dijuluki Sister Hong Lombok

R Editor : Redaksi Sinata | 16 Nov 2025 | 20:07 WIB
Sosok “Dea Halipa” Hebohkan Warganet, MUA Berhijab Ternyata Pria, Dijuluki Sister Hong Lombok
Kasus viral MUA Lombok, Dea Halipa atau Dea Lipha, yang ternyata pria berhijab bernama Deni Apriadi Rahman menuai kehebohan. (Ist)

Banyak yang mengaku mendadak sadar bahwa sosok yang mereka kira perempuan tersebut memiliki suara lebih maskulin.

Akun Instagram dan Facebook Dikunci, Semua Unggahan Dihapus

Usai fakta identitasnya mencuat, akun Instagram @dea_halipa mendadak menghilang.

Seluruh konten dihapus, dan profil dikunci.

Hal serupa juga terjadi pada akun Facebook Dea Lipa yang sebelumnya aktif mengunggah hasil riasan.

Bahkan akun Instagram tempat Dea bekerja sebagai MUA, @dl_weding_galery, ikut banjir komentar dari warganet.

“Hasil makeup bagus, tapi kasihan mantennya kalau lagi jaga wudhu,” tulis salah satu komentar.

Dea Buka Suara

Setelah terus dibicarakan, Dea Halipa akhirnya muncul memberikan klarifikasi.

Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia membantah tudingan bahwa dirinya sengaja menipu klien atau menyamar untuk melakukan tindakan merugikan.

“Saya tegas mengatakan bahwa tudingan saya memakai mukena di rumah ibadah itu tidak benar. Saya menghormati rumah ibadah dan aturan ibadah,” ucapnya.

Ia mengakui bahwa memilih memakai hijab, tetapi itu dilakukan sebagai bentuk ekspresi diri dan bentuk perlindungan atas perundungan yang ia alami sejak kecil.

“Jilbab bagi saya simbol kelembutan dan kecantikan. Tapi saya tidak pernah berniat menipu atau melecehkan siapapun,” ujarnya.

Sudah Lama Ingin Berpenampilan Feminin

Fakta lain terungkap dari keluarga.

Bibinya, Maya, menyebut bahwa Deni sejak lama mengutarakan keinginan untuk tampil seperti perempuan dan bahkan meminta izin mengenakan hijab.

Keluarga sempat menegur dan meminta Deni menghentikan kebiasaannya tersebut, tetapi ia tetap memilih tampil seperti itu, terutama saat bekerja sebagai penata rias.

Mental Drop, Terima Ancaman hingga Coba Akhiri Hidup

Dalam konferensi pers di Mataram, Dea mengaku menerima tekanan luar biasa.

“Saya menerima ribuan komentar berisi cacian, hinaan, bahkan ancaman pembunuhan,” ucapnya.

Ia mengaku sempat dua kali mencoba mengakhiri hidup karena tak kuat menghadapi serangan dan teror dari berbagai akun di media sosial.

“Beberapa kali saya kehilangan kendali dan mengalami pikiran-pikiran berbahaya terhadap diri sendiri,” tuturnya sambil menangis.

Kini Lepas Hijab, Tak Akan Menggunakannya Lagi

Dari tekanan yang dialaminya, Dea akhirnya memutuskan untuk menanggalkan hijab yang selama ini ia kenakan.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.