MENU
Sosok Dwinanda Linchia Levi dan Misteri Kematian Dosen Cantik Untag Se...
WA FB
News

Sosok Dwinanda Linchia Levi dan Misteri Kematian Dosen Cantik Untag Semarang Tewas di Kostel

R Editor : Redaksi Sinata | 19 Nov 2025 | 17:02 WIB
Sosok Dwinanda Linchia Levi dan Misteri Kematian Dosen Cantik Untag Semarang Tewas di Kostel
Dwinanda Linchia Levi, dosen muda Untag Semarang. (Ist)

Informasi itu baru terungkap saat keluarga mengecek data administrasi.

“Kami kaget. Korban tidak pernah bercerita soal adanya hubungan keluarga dengan polisi tersebut,” jelas Tiwi.

Keterangan yang diterima keluarga menyebut nama Dwinanda dimasukkan ke KK AKBP Basuki untuk keperluan perpindahan KTP ke Semarang.

Namun keputusan itu menambah panjang daftar pertanyaan.

Bahkan, saat proses autopsi dilakukan, AKBP Basuki disebut tidak hadir.

“Kalau memang saudara, harusnya datang,” ujar Tiwi.

Sosok Dwinanda Linchia Levi

Dwinanda bukan sembarang dosen. Ia merupakan akademisi teladan yang mengabdi untuk Ilmu Hukum dan telah meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Diponegoro pada 2019 dan dikenal sebagai figur pendiam yang total pada dunia akademik.

Ia hijrah ke Semarang setelah kedua orang tuanya meninggal, membangun karier sebagai dosen tetap di Untag sejak sekitar 2021–2022.

Rekan kampus dan mahasiswa menggambarkan Dwinanda sebagai pribadi yang tekun, cerdas, dan nyaris tidak pernah terlibat konflik.

“Beliau fokus pada akademik, hidupnya lurus,” ungkap salah satu kerabat.

Pernah Bercerita Soal ‘Seorang AKBP’ kepada Mahasiswa

Ketua Komunitas Muda Mudi Alumni Untag, Jansen Henry Kurniawan, yang juga mantan mahasiswa bimbingan Dwinanda, mengungkap fakta lain.

Ia pernah mendengar langsung dari sang dosen tentang sosok perwira polisi berpangkat AKBP yang bertugas di pengendalian massa.

“Beliau pernah bilang, mungkin kami sering bertemu saat demo karena polisi itu tugasnya Dalmas,” ungkap Jansen.

Pernyataan ini membuat komunitas alumni mendesak agar penyelidikan dilakukan tanpa intervensi.

“Kami ingin kasus ini diungkap terang benderang, jangan sampai ada kesan melindungi oknum,” tegasnya.

Polisi Kumpulkan Bukti

Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena menegaskan bahwa AKBP Basuki telah dimintai keterangan sebagai saksi kunci.

Polisi juga mengamankan rekaman CCTV hotel dan mengumpulkan keterangan saksi lain.

“Kami belum mengetahui hubungan pribadi mereka. Semua masih didalami,” ujarnya, dikutip Rabu (19/11/2025).

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto memastikan institusi akan mengawasi penuh penyelidikan ini dan memproses anggota bila terbukti melakukan pelanggaran.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Untag Semarang, Prof Edy Lisdiyono, menyampaikan duka mendalam atas kepergian dosen mudanya tersebut.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.