Sebagai pemuda, ia nekat menyusup ke Amerika Serikat tanpa dokumen. Alih-alih hidup layak, ia justru terjerat lingkaran kriminal melalui geng Norteños di California.
Pada usia 20-an, ia tercatat pernah ditangkap di San Francisco atas kasus perampokan dan kepemilikan senjata api.
Karier narkobanya dimulai saat bergabung dengan saudara iparnya, Abigael Gonzalez Valencia, dalam bisnis haram tersebut. Sempat bolak-balik masuk penjara AS dan dideportasi, nasib membawanya kembali ke Meksiko pada dekade 1990-an.
Uniknya, ia sempat tercatat sebagai anggota kepolisian di wilayah Cabo Corrientes dan Tomatlán, Jalisco, sebelum benar-benar membelot ke dunia gelap.
Mendirikan 'Sekolah Teror'
Dari balik seragam polisi, El Mencho melompat ke struktur Kartel Milenio yang dipimpin keluarga Valencia. Ia dipercaya sebagai sicario atau pembunuh bayaran.
Kekecewaan karena tak kunjung dipromosikan di kartel tersebut, ditambah penangkapan pemimpin Milenio, memicu amukannya. Pada 2011, di tengah fragmentasi kelompok, ia memanfaatkan kekosongan kekuasaan dan mendirikan CJNG.
Di bawah komandonya, CJNG bertransformasi menjadi mesin pembunuh yang efisien dan jaringan logistik narkotika global. Mereka menguasai jalur penyelundupan metamfetamin dan fentanil ke Amerika Serikat.
Analis keamanan publik David Saucedo menggambarkan El Mencho sebagai figur yang membangun kekuasaan dengan kombinasi kekerasan ekstrem dan jaringan luas. "El Mencho membangun kekuasaannya dengan kombinasi kekerasan ekstrem dan hubungan jaringan yang luas," ujarnya dalam suatu kesempatan.
Kartel ini tidak hanya berperang melawan kelompok saingan seperti Sinaloa, tetapi juga berani bentrok langsung dengan aparat. Investigasi Reuters mengungkap praktik brutal CJNG dalam merekrut anggota, termasuk pelatihan di lokasi rahasia yang dijuluki sebagai "sekolah teror" untuk menanamkan loyalitas dan ketahanan fisik.
Mereka juga dituding berada di balik pembantaian 19 aparat keamanan pada 2019, yang jasadnya dimutilasi dan digantung di jembatan.
Meskipun pemimpinnya telah tewas, pakar memperingatkan bahwa struktur CJNG yang terfragmentasi dan terdesentralisasi dapat membuat organisasi ini tetap bertahan dan dampak kekerasan masih akan terasa dalam waktu panjang. (A58)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.