MENU
Spanyol Evakuasi Penumpang Kapal Pesiar yang Terjangkit Hantavirus di...
WA FB
Berita

Spanyol Evakuasi Penumpang Kapal Pesiar yang Terjangkit Hantavirus di Tenerife

T Editor : Tigor Munthe | 10 May 2026 | 16:52 WIB
Spanyol Evakuasi Penumpang Kapal Pesiar yang Terjangkit Hantavirus di Tenerife
Kapal MV Hondius (terlihat dalam foto pada 4 Mei) tidak diizinkan berlabuh di Cape Verde. (Foto: reuters)

Jakarta, Sinata.id - Pemerintah Spanyol mulai mengevakuasi para penumpang kapal pesiar MS Hondius yang terjangkit wabah hantavirus dan berlabuh di dekat Tenerife, Kepulauan Canary.

Operasi evakuasi dilakukan secara ketat dengan pengawasan tim medis dan aparat keamanan.

Menteri Kesehatan Spanyol, Mónica García, mengatakan proses evakuasi berjalan lancar dan seluruh penumpang di kapal masih belum menunjukkan gejala penyakit.

Para penumpang dievakuasi secara bertahap berdasarkan kewarganegaraan mereka menggunakan perahu kecil menuju daratan.

Pesawat carter telah disiapkan di bandara setempat untuk memulangkan mereka ke negara masing-masing.

Sebanyak 14 warga negara Spanyol menjadi kelompok pertama yang dievakuasi, disusul penumpang asal Belanda, Yunani, Jerman, serta sebagian awak kapal.

Penerbangan berikutnya dijadwalkan menuju Inggris, Amerika Serikat, hingga Australia.

Dari kejauhan, sejumlah penumpang terlihat berada di dek kapal sambil mengenakan masker medis putih. Mereka menjaga jarak satu sama lain saat proses evakuasi berlangsung.

Kapal MS Hondius tiba di Pelabuhan Granadilla pada Minggu dini hari, sebulan setelah kematian penumpang pertama akibat virus tersebut.

Pemerintah Spanyol menerapkan perimeter keamanan sejauh satu mil laut di sekitar kapal dan melarang kapal merapat langsung ke daratan.

Tim medis juga disiagakan di Rumah Sakit Candelaria, Tenerife, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pasien dengan kondisi serius.

Fasilitas isolasi khusus lengkap dengan alat tes dan ventilator telah dipersiapkan.

“ Kami benar-benar siap menghadapi situasi ini,” ujar Kepala Dokter Perawatan Intensif Mar Martin, dikutip dari BBC, Minggu (10/5/2026).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) turut mengawasi proses evakuasi tersebut. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memuji respons cepat dan efektif pemerintah Spanyol dalam menangani wabah ini.

Wabah hantavirus tersebut diduga terkait lokasi pembuangan sampah di wilayah selatan Argentina yang menjadi habitat tikus pembawa virus.

Meski penularan antarmanusia tergolong jarang, tiga penumpang kapal pesiar dilaporkan meninggal dunia akibat infeksi tersebut.

Sementara itu, sebagian warga Tenerife sempat khawatir dengan kedatangan kapal tersebut. Namun pemerintah memastikan risiko penyebaran virus kepada masyarakat umum tergolong rendah. (A08)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.