MENU
Stockbit Mulai Kenakan Potongan Rp15 Ribu untuk Akses Data Saham Real-...
WA FB
News

Stockbit Mulai Kenakan Potongan Rp15 Ribu untuk Akses Data Saham Real-Time

R Editor : Redaksi Sinata | 13 Oct 2025 | 16:28 WIB
Stockbit Mulai Kenakan Potongan Rp15 Ribu untuk Akses Data Saham Real-Time
Investor ritel heboh usai aplikasi Stockbit mulai kenakan potongan Rp15.000 per bulan untuk akses data saham real-time dari BEI. (Ilustrasi)

Sinata.id - Gelombang protes kecil tapi ramai menggema di kalangan investor ritel tanah air. Penyebabnya? Sebuah notifikasi kecil yang muncul di rekening dana nasabah (RDN) milik pengguna aplikasi perdagangan saham Stockbit. Potongan otomatis sebesar Rp15.000 yang mulai berlaku sejak awal Oktober.

Potongan itu langsung jadi bahan perbincangan hangat di berbagai komunitas investor, dari forum daring hingga grup Telegram. Banyak pengguna mengaku terkejut, bahkan ada yang merasa “ditagih diam-diam” oleh platform yang selama ini dikenal ramah bagi trader pemula.

“Awalnya gratis dan murah, lama-lama jadi jual mahal,” keluh seorang investor yang unggahannya memancing puluhan tanggapan senada.

“Padahal di sekuritas lain kayak Mirae atau IPOT nggak ada potongan begini,” tambah pengguna lain, dikutip Senin (13/10/2025).

Ternyata Bukan “Ulah” Stockbit

Jika ditelusuri lebih dalam, potongan tersebut bukan inisiatif sepihak dari Stockbit. Berdasarkan keterangan resmi di situs perusahaan, biaya itu merupakan “live datafeed”, akses data real-time dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dengan fitur ini, pengguna bisa memantau detik demi detik pergerakan harga saham, volume transaksi, hingga aktivitas jual-beli di lantai bursa.

Namun, di balik transparansi data tersebut ada aturan resmi dari BEI yang memang mewajibkan biaya langganan data pasar. Biayanya pun disesuaikan dengan nilai transaksi bulanan pengguna.

Begini Simulasi Biaya dari BEI:

Aturan ini sebenarnya sudah berlaku sejak 1 April 2023 dan dilakukan pemotongan otomatis dari saldo RDN setiap tanggal 5 bulan berikutnya. Dana potongan itu langsung disetorkan ke BEI, bukan ke Stockbit, sesuai dengan regulasi resmi bursa.

Pengguna Baru Masih Bingung

Meski sudah berlaku cukup lama, tampaknya belum semua pengguna, terutama investor pemula, mengetahui detail kebijakan tersebut. Beberapa di antaranya mengira potongan itu bentuk biaya tambahan dari Stockbit.

“Pemakai baru jadi bingung, karena platform lain nggak memberlakukan biaya seperti ini,” tulis salah satu anggota komunitas yang kini tengah viral di forum daring.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.