Sementara pelaku yang sempat dirawat di rumah sakit akibat percobaan bunuh diri akhirnya meninggal dunia.
“Karena pelaku meninggal, proses hukum untuk kasus ini tidak dapat dilanjutkan. Namun, penyelidikan dapat dibuka kembali jika ada keterlibatan pihak lain,” jelas Robert.
Berdasarkan informasi rekan kerja pelaku, Ikbal diketahui pernah menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp11 juta untuk berjudi online.
Aktivitas ini diduga memicu depresi sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.
“Uang setoran dipakai untuk bermain slot online, sehingga ia memiliki utang sebesar Rp11 juta ke perusahaan,” ujar salah seorang rekan kerja, dikutip dari TribunBanten.com.
Pihak keluarga menolak autopsi, sehingga jenazah korban telah dimakamkan. Rumah korban berada bersebelahan dengan rumah orang tua, yang mempermudah Jajat mendeteksi ketidakaktifan rumah pada pagi hari hingga akhirnya menemukan jasad anak dan cucunya.
Sejumlah barang bukti diamankan dari lokasi, antara lain kabel listrik, pakaian dalam, golok, handuk, gelas, galon, dan ponsel. Polisi masih menelusuri peristiwa ini secara menyeluruh untuk memastikan fakta-fakta yang terjadi. (A46)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.