MENU
Survei Natal Inggris 2025: Makanan Kini Jadi Pusat Perayaan
WA FB
Dunia

Survei Natal Inggris 2025: Makanan Kini Jadi Pusat Perayaan

J Editor : Jansen Siahaan | 25 Feb 2026 | 13:06 WIB
Survei Natal Inggris 2025: Makanan Kini Jadi Pusat Perayaan
Ilustrasi perayaan Natal. (dreamstime)

Hal ini menandakan tradisi tetap kuat, tetapi mengalami penyesuaian.

Makan di Luar Paling Mudah Dipangkas

Saat diminta memilih pengeluaran yang akan dikurangi, responden paling banyak memilih makan di luar (29%), jauh di atas hadiah (17%). Ini menunjukkan konsumsi makanan di rumah menjadi sektor yang paling tangguh selama musim perayaan.

Dalam daftar merek yang membuat Natal terasa lebih mudah, Amazon berada di posisi teratas. Namun secara kolektif, jaringan supermarket mendominasi persepsi positif konsumen.

Tesco, Aldi, Sainsbury’s, Lidl, Asda, dan Marks & Spencer tampil menonjol, dengan Marks & Spencer melampaui pangsa pasarnya berkat citra premium yang tetap terasa aman bagi konsumen.

Keberlanjutan Jadi Standar Dasar

Kesadaran lingkungan juga meningkat:

45% responden mencoba membuat pilihan lebih ramah lingkungan

Hampir 60% pada kelompok di bawah 35 tahun

56% berupaya mengurangi limbah

Bagi merek makanan, hal ini menempatkan keberlanjutan sebagai kebutuhan operasional, bukan sekadar pesan kampanye.

Implikasi untuk Strategi Natal 2026

Survei ini menyimpulkan bahwa masa depan pemasaran makanan Natal bukan tentang kampanye yang lebih besar atau lebih glamor, melainkan lebih sederhana dan mendukung konsumen.

Beberapa implikasi utama, yakni fokus pada rasa aman, bukan kesempurnaan, membantu tuan rumah merasa terkendali, menjaga tradisi sambil memberi fleksibilitas, dan menempatkan makan bersama sebagai momen utama.

“Kesuksesan Natal bukan tentang pertunjukan, tetapi tentang membuat momen terpenting terasa mudah dijalani,” kata de Leon.

Survei Great British Christmas 2025 mulai tersedia untuk dibeli dan diunduh sejak 17 Februari 2026. (A02)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.