MENU
Suster Maria Lucia, Biarawati Pembawa Bantuan Ukraina Terima Pengharga...
WA FB
Dunia

Suster Maria Lucia, Biarawati Pembawa Bantuan Ukraina Terima Penghargaan Langsung dari Zelenskyy

R Editor : Redaksi Sinata | 22 Nov 2025 | 20:57 WIB
Suster Maria Lucia, Biarawati Pembawa Bantuan Ukraina Terima Penghargaan Langsung dari Zelenskyy
Volodymyr Zelenskyy menganugerahkan Ordo Putri Olga kepada Suster Maria Lucia Caram Padilla dalam kunjungannya ke Madrid. (Ist)

Sinata.id - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menganugerahkan Ordo Putri Olga kepada Suster Maria Lucia Caram Padilla dalam kunjungannya ke Madrid, sebagai penghargaan atas dedikasi biarawati Argentina itu yang selama bertahun-tahun berada di garis depan misi kemanusiaan Ukraina sejak awal invasi Rusia.

Dalam pertemuan resmi pada 18 November lalu, Zelenskyy secara pribadi memuji pengabdian Suster Lucia yang disebutnya “tak kenal lelah” sejak hari pertama Rusia melancarkan invasi.

“Beliau telah datang ke Ukraina lebih dari empat puluh kali, selalu dengan hati yang ia tinggalkan sedikit demi sedikit di sana,” ujar Zelenskyy saat menyerahkan penghargaan sipil tersebut.

“Ia mendampingi para prajurit yang terluka, membawa bantuan, dan membawa harapan,” imbuhnya.

Berbicara kepada OSV News sehari kemudian, Suster Lucia mengaku penghargaan itu ia terima bukan atas namanya sendiri, melainkan “atas nama semua orang” yang selama ini mendukung misinya.

Ia menuturkan bahwa Zelenskyy sangat terbuka mengenai situasi terkini, mulai dari serangan yang menghancurkan infrastruktur hingga kecemasan masyarakat menghadapi musim dingin tanpa listrik.

“Beliau seorang pemimpin kuat, tetapi sangat terlihat betapa berat beban perang ini,” kata Suster Lucia.

“Ketidakpastian kapan perang berakhir adalah kecemasan terbesar yang kami dengar darinya,” tambah Lucia

Kunjungan Zelenskyy ke Spanyol ini merupakan upaya diplomasi untuk menggalang kembali dukungan Eropa di tengah serangan Rusia yang terus meningkat.

Pada hari yang sama, rudal dan drone Rusia menghantam dua blok apartemen sembilan lantai di Ternopil, Ukraina barat. Sedikitnya 25 orang tewas, termasuk tiga anak-anak.

“Eropa sedang menghadapi perang di halaman depannya”

Suster Lucia menyebut serangan tersebut hanyalah “salah satu dari kekejaman yang terjadi setiap hari” di Ukraina.

Ia menegaskan bahwa banyak tragedi tak tercatat media, termasuk lebih dari 20.000 anak Ukraina yang menurut Zelenskyy “hilang, diculik, atau diserahkan untuk diadopsi tanpa sepengetahuan negara.”

Juan Carlos Cruz, anggota Komisi Kepausan yang mendampingi Suster Lucia dalam banyak misi kemanusiaan, juga hadir dalam pertemuan di Madrid.

Ia memberikan ikon Bunda Maria kepada Zelenskyy, warisan dari mendiang Paus yang sangat ia hormati.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.