MENU
Tahun Baru dengan Pikiran yang Berpusat pada Yesus: Hidup sebagai Cipt...
WA FB
Religi

Tahun Baru dengan Pikiran yang Berpusat pada Yesus: Hidup sebagai Ciptaan Baru dalam Kristus

F Editor : Ferry SP Sinamo | 04 Jan 2026 | 12:03 WIB
Tahun Baru dengan Pikiran yang Berpusat pada Yesus: Hidup sebagai Ciptaan Baru dalam Kristus
Pdt. Manser Sagala, M.Th.

​ *4. Mengenakan Manusia Baru*

​Alkitab menggambarkan proses menjadi ciptaan baru seperti mengganti pakaian. Kita menanggalkan kebiasaan buruk dan mengenakan kebajikan yang berasal dari Allah.

​Efesus 4:22-24 "yaitu bahwa kamu, sehubungan dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama... dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya." ​Maknanya: Ini adalah tindakan aktif. Di tahun yang baru, kita diajak untuk sengaja memilih kasih, kesabaran, dan pengampunan sebagai "pakaian" harian kita.

​ *Kesimpulan* ​Menjadi ciptaan baru di tahun baru berarti: ​Menerima Pengampunan: Menyadari bahwa kasih setia Tuhan selalu baru setiap pagi (Ratapan 3:22-23). ​Perubahan Identitas: Hidup sebagai anak Allah, bukan lagi hamba dosa. ​Tujuan Baru: Hidup bukan lagi untuk diri sendiri, melainkan untuk kemuliaan Tuhan. ​Langkah Praktis: Jangan hanya membuat resolusi berdasarkan ambisi pribadi.

Mintalah Roh Kudus untuk menunjukkan area mana dalam hidup Anda yang ingin Dia "ciptakan kembali" tahun ini.

Memasuki tahun yang baru, marilah kita tidak hanya mengganti angka dalam kalender, tetapi sungguh-sungguh mengizinkan Tuhan memperbarui hati, pikiran, dan arah hidup kita. Dengan pikiran yang berpusat pada Yesus, kita melangkah maju sebagai ciptaan baru yang hidup dalam pengharapan, ketaatan, dan iman yang teguh, sampai seluruh hidup kita memuliakan nama-Nya.(A27).

Tuhan Yesus memberkati Cp Konseling dan Doa Permohonan Pdt. Manser Sagala, M.Th 📞 0811762709

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.