MENU
The Devil Wears Prada 2 Resmi Comeback, Miranda Kembali Mengguncang Ru...
WA FB
Berita

The Devil Wears Prada 2 Resmi Comeback, Miranda Kembali Mengguncang Runway April 2026

R Editor : Redaksi Sinata | 06 Feb 2026 | 19:04 WIB
The Devil Wears Prada 2 Resmi Comeback, Miranda Kembali Mengguncang Runway April 2026
The Devil Wears Prada 2 resmi tayang April 2026. Miranda Priestly kembali mengguncang dunia mode New York bersama Andy, Emily, dan Nigel. (Ist)

Jakarta, Sinata.id - New York kembali panas. Bukan karena cuaca, melainkan karena satu nama yang kembali menguasai dunia mode: Miranda Priestly. Dua puluh tahun setelah film legendaris The Devil Wears Prada mengubah wajah sinema fesyen, sekuelnya dipastikan tayang di Indonesia April 2026.

Studio 20th Century memastikan proyek ini bukan sekadar nostalgia, melainkan kebangkitan sebuah ikon budaya pop yang dulu membentuk standar “bos paling ditakuti” di layar lebar.

Deretan pemeran utama kembali turun ke runway: Meryl Streep sebagai Miranda, Anne Hathaway sebagai Andy Sachs, Emily Blunt sebagai Emily Charlton, serta Stanley Tucci sebagai Nigel. Mereka bersatu lagi dalam cerita yang membawa penonton kembali ke jantung industri fesyen New York—tepat di dalam kantor legendaris Runway Magazine.

Namun kali ini, dunia mereka tidak lagi sama.

Miranda Masih Berkuasa, Dunia Sudah Berubah

Trailer terbaru yang dirilis 20th Century Studios memperlihatkan satu hal: Miranda Priestly masih dingin, tajam, dan penuh tekanan. Tak ada senyum nostalgia saat ia kembali berhadapan dengan Andy. Hubungan lama seolah tak pernah ada.

Dalam salah satu adegan, Nigel harus kembali mengingatkan Miranda tentang kebiasaan lamanya—memanggil semua asisten tanpa benar-benar mengingat nama mereka. Sebuah sindiran bahwa, meski zaman berubah, karakter Miranda tetap tak tergoyahkan.

Sutradara David Frankel, yang kembali mengarahkan film ini, menggabungkan dinamika lama dengan wajah-wajah baru. Nama-nama besar seperti Kenneth Branagh dan Lucy Liu ikut masuk dalam semesta Runway, memberi dimensi konflik baru yang lebih modern dan relevan.

Dari Kantor Runway ke Krisis Identitas

Sekuel ini tidak hanya memutar ulang kejayaan masa lalu. Cerita dibangun di atas realitas industri yang kini jauh lebih cepat, digital, dan kejam. Dunia mode bukan lagi soal majalah cetak, tetapi kekuasaan, algoritma, dan pengaruh global.

Kilas balik ke film pertama memperlihatkan bagaimana Andy—lulusan Northwestern yang bermimpi menjadi jurnalis—justru terjebak sebagai asisten Miranda. Ia harus menelan ejekan, tekanan, dan ritme kerja yang tak manusiawi.

Tag :
ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.