MENU
Tidak Ada Pelukan Hangat Saat Ayah Pulang, Hanya Menatap Jenazah Tiga...
WA FB
News

Tidak Ada Pelukan Hangat Saat Ayah Pulang, Hanya Menatap Jenazah Tiga Anak dan Istri

R Editor : Redaksi Sinata | 25 Nov 2025 | 17:43 WIB
Tidak Ada Pelukan Hangat Saat Ayah Pulang, Hanya Menatap Jenazah Tiga Anak dan Istri
Tragedi longsor Tapteng menyisakan duka mendalam ketika Poliman Lumbantobing pulang hanya untuk menatap jenazah tiga anak dan istri yang berjejer rapi, sementara warga Mardame terdiam tak mampu menangis saat evakuasi berlangsung. (Ist)

Poliman berdiri tak lama di depan jenazah anak-istrinya.

Tangannya gemetar menyentuh buah hatinya satu persatu.

Tidak ada kata yang keluar, hanya napas berat yang terdengar putus-putus.

Warga mengatakan, momen itu membuat mereka lebih hancur daripada ketika evakuasi berlangsung.

Sepanjang siang, warga masih berkumpul di sekitar lokasi longsor.

Tidak ada tawa, tidak ada percakapan panjang.

Desa seolah mengurangi napasnya, takut jika suara mereka mengganggu kesedihan keluarga Poliman.

Longsor Mardame hanyalah satu dari puluhan bencana yang melanda Tapanuli Tengah dalam 24 jam terakhir.

Namun, di antara banjir yang merendam desa dan longsor lain yang menutup jalan, tragedi keluarga Poliman Lumbantobing menjadi luka terdalam yang tak akan hilang dari ingatan warga. [a46]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.