MENU
Banner SINATA.ID
TNI Bangun Kembali Balai Pengajian Yatim yang Ambruk Diterjang Banjir...
WA FB
Nasional

TNI Bangun Kembali Balai Pengajian Yatim yang Ambruk Diterjang Banjir di Aceh Utara

J Editor : Jansen Siahaan | 13 Jun 2026 | 13:09 WIB
TNI Bangun Kembali Balai Pengajian Yatim yang Ambruk Diterjang Banjir di Aceh Utara
Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran menyerahkan balai pengajian yang telah dibangun kembali kepada Yayasan Pendidikan Islam Miftahul Jannah. (istimewa)

“Alhamdulillah, semuanya dapat terwujud. Pada malam pertama Ramadan kami sudah menggunakan fasilitas baru. Ini menjadi kebahagiaan dan anugerah yang sangat besar bagi kami,” katanya.

Sementara itu, Brigjen TNI Ali Imran menegaskan bahwa kehadiran TNI harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama ketika menghadapi musibah dan bencana alam.

Menurutnya, balai pengajian merupakan sarana penting bagi anak-anak yatim untuk memperoleh pendidikan agama dan membangun masa depan yang lebih baik.

“Balai pengajian ini adalah fasilitas vital bagi anak-anak yatim untuk belajar agama dan mengaji. Aktivitas pendidikan mereka tidak boleh terhenti karena kerusakan sarana akibat bencana. Karena itu, kami bersama masyarakat berupaya membangun kembali fasilitas ini agar lebih layak dan nyaman digunakan,” ujar Danrem.

Ia menambahkan, proses pembangunan dilakukan melalui gotong royong antara personel TNI dan warga setempat sebagai bentuk kebersamaan dalam membantu pemulihan pascabencana.

Sebagai informasi, Yayasan Pendidikan Islam Miftahul Jannah telah mengabdikan diri selama 40 tahun dalam memberikan pendidikan dan pembinaan kepada anak-anak yatim serta masyarakat sekitar.

Pembangunan kembali balai pengajian tersebut merupakan bagian dari program Sosial Nasional Lomba Karya Bhakti Tingkat Korem Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat (AD) di berbagai daerah di Indonesia.

Program ini menjadi bukti komitmen TNI AD untuk terus hadir membantu masyarakat, termasuk memastikan anak-anak yatim tetap memiliki akses terhadap pendidikan agama dan pendidikan umum yang layak meskipun terdampak bencana. (SN24)



ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.