Aceh Utara, Sinata.id – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara beberapa waktu lalu menyisakan duka bagi ratusan santri yatim di Dayah Miftahul Jannah. Balai pengajian yang menjadi pusat kegiatan belajar agama roboh dan rata dengan tanah setelah diterjang derasnya arus banjir.
Kini, semangat belajar para santri kembali tumbuh. Jajaran Korem 011/Lilawangsa bersama Kodim 0103/Aceh Utara membangun kembali balai pengajian yang lebih layak dan nyaman di Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.
Bangunan baru tersebut diserahkan langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran, kepada Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Miftahul Jannah, Cut Rosnah, dalam sebuah acara peresmian pada Jumat (12/6/2026).
Turut hadir dalam kegiatan itu Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin, Camat Dewantara, perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Aceh Utara, serta masyarakat setempat.
Cut Rosnah mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran TNI dalam membantu pembangunan kembali fasilitas pendidikan tersebut.
“Ini adalah takdir Allah SWT. Melalui perantara hamba-Nya, yaitu Pak Danrem, Pak Dandim, dan seluruh personel TNI, balai pengajian ini dapat berdiri kembali. Mulai hari ini, fasilitas tersebut sudah bisa digunakan untuk kegiatan belajar para santri,” ujarnya.
Menurutnya, balai pengajian memiliki peran yang sangat penting bagi ratusan santri dan santriwati yatim maupun piatu yang menempuh pendidikan di tingkat SMP dan SMA. Fasilitas itu digunakan untuk kegiatan pengajian, pembelajaran agama, hingga kegiatan belajar malam yang dibimbing oleh para guru.
Tidak hanya membangun kembali balai pengajian, TNI juga menyalurkan sejumlah bantuan penunjang untuk mendukung aktivitas pendidikan dan ibadah di lingkungan dayah.
Bantuan tersebut meliputi satu paket pengeras suara (sound system), karpet salat, serta peralatan memasak berupa wajan berukuran besar. Selain itu, melalui kerja sama dengan Dukcapil Aceh Utara, TNI juga memfasilitasi pembuatan 50 akta kelahiran dan dua akta kematian secara gratis bagi anak yatim dan masyarakat setempat.
Cut Rosnah menuturkan, bantuan perlengkapan ibadah tersebut sangat berarti bagi masyarakat. Bahkan, fasilitas baru itu sudah dapat dimanfaatkan pada malam pertama Ramadan oleh warga dua dusun yang beribadah di masjid yayasan.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.