MENU
Tony Blair Dicoret dari Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS
WA FB
Berita

Tony Blair Dicoret dari Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS

R Editor : Redaksi Sinata | 10 Dec 2025 | 18:43 WIB
Tony Blair Dicoret dari Dewan Perdamaian Gaza Bentukan AS
Tony Blair dicoret dari Dewan Perdamaian Gaza bentukan Amerika Serikat setelah penolakan negara-negara Arab dan Muslim. (Ist)

Namun, langkah-langkah tersebut kembali memunculkan kontroversi.

TBI juga dikaitkan dengan proyek yang digerakkan kalangan pebisnis Israel untuk merancang masa depan Gaza pascaperang.

Salah satu gagasan yang mencuat adalah pembangunan kawasan resor pesisir dengan nama “Trump Riviera”, serta pusat manufaktur yang dikaitkan dengan nama Elon Musk.

Pilihan Redaksi: Sahnan Ustaz Cabul Sumenep Divonis 20 Tahun Bui dan Kebiri Kimia

Usulan-usulan tersebut menuai kecaman luas. Para pengkritik menilai rencana itu mengabaikan prinsip hak asasi manusia dan berpotensi membuka jalan bagi pengusiran warga Palestina dari tanah mereka sendiri.

Hingga kini, kantor Tony Blair belum mengeluarkan pernyataan resmi.

Seorang sekutu Blair yang dikutip Financial Times membantah bahwa penolakan negara-negara regional telah memaksanya keluar dari rencana Dewan Perdamaian Gaza, dan menyebut pembahasan masih berlangsung.

Sumber lain menyebutkan, peluang Blair belum sepenuhnya tertutup.

Ia masih berpotensi dilibatkan dalam kapasitas berbeda, mengingat posisinya yang hingga kini tetap mendapat dukungan kuat dari Washington dan Tel Aviv.

Sementara itu, rencana Gaza yang digagas Trump telah menghasilkan gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas.

Meski demikian, serangan Israel dilaporkan masih terjadi di berbagai wilayah Gaza yang berada di bawah blokade ketat.

Otoritas kesehatan Gaza mencatat setidaknya 377 warga tewas sejak gencatan senjata diberlakukan pada Oktober lalu.

Secara keseluruhan, korban jiwa sejak operasi militer Israel dimulai pada Oktober 2023 telah melampaui 70.000 orang, dalam perang yang oleh banyak pihak internasional disebut sebagai genosida terhadap rakyat Palestina. [a46]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.