Totalitas mengasihi Tuhan Yesus merupakan bentuk penyerahan diri sepenuhnya (total surrender). Rasul Paulus merangkum prinsip ini dalam Filipi 1:21, “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” Hidup yang berpusat pada Kristus menjadikan Yesus sebagai alasan utama dalam setiap tindakan dan keputusan.
Pesan firman ini mengajak setiap orang percaya untuk terus mengevaluasi iman dan komitmennya, agar kasih kepada Yesus tidak berhenti pada pengakuan, tetapi nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Mengasihi Tuhan Yesus secara totalitas bukanlah pilihan sesaat, melainkan komitmen seumur hidup. Kasih itu diuji bukan hanya saat ibadah berlangsung, tetapi justru dalam keseharian—saat kita taat di tengah tantangan, setia dalam pengorbanan, dan tetap mengasihi ketika keadaan tidak mudah. Ketika Kristus menjadi pusat hidup, maka setiap langkah, keputusan, dan tujuan akan diarahkan oleh kehendak-Nya. Kiranya setiap orang percaya terus dimampukan untuk hidup dalam kasih yang utuh, tulus, dan nyata, sehingga nama Tuhan Yesus dimuliakan melalui hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.(A27).
Cp Konseling dan Doa Permohonan: 0811 7627 09 Manser Sagala, M.Th
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.