Ketiga korban kemudian dievakuasi ke RSU Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar, untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka. Satu korban dirujuk ke RS Vita Insani Pematangsiantar, sedangkan dua korban lainnya menjalani rawat jalan setelah mendapatkan penanganan di Puskesmas Tiga Dolok.
Petugas kepolisian mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti serta melakukan penyelidikan lanjutan.
Dari hasil pemeriksaan awal, sopir truk diketahui tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK saat diminta oleh petugas di lokasi kejadian.
Selain itu, kondisi jalan yang menanjak dan berbelok di jalur alternatif tersebut diduga menjadi faktor penyebab utama kecelakaan.
IPDA Yancen mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan berat, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur tanjakan, terlebih di masa arus balik Lebaran yang padat.
“Kami mengimbau pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan layak jalan dan menjaga jarak aman, terutama di jalur tanjakan dan turunan,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama di jalur alternatif dengan kondisi medan yang cukup ekstrem. (SN10)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.