Tapanuli Tengah, Sinata.id – Kemacetan parah terjadi di kawasan Jalan Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Arus lalu lintas di jalur tersebut sempat lumpuh, dengan antrean kendaraan mengular cukup panjang dari kedua arah.
Kondisi ini dipicu oleh sebuah truk pengangkut barang yang mengalami kerusakan mesin atau mogok tepat di tanjakan jembatan Aek Martolu, Desa Rampa. Posisi truk yang berhenti di titik sempit dan menanjak membuat kendaraan lain sulit melintas, sehingga menyebabkan kemacetan yang terus bertambah panjang.
Dari lokasi kejadian, personel Sat Lantas Polres Tapanuli Tengah, Aipda Sarma Purba, menjelaskan bahwa kondisi tersebut langsung berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.
"Situasi arus lalu lintas terkait kemacetan yang dikibatkan oleh satu unit mobil truk yang rusak tepat di tanjakan jembatan Aek Martolu Desa Rampa yang mengakibatkan kemacetan panjang," ucapnya di lokasi.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan pengaturan arus lalu lintas secara manual guna mengurai kepadatan kendaraan. Pengendara dari kedua arah diarahkan secara bergantian untuk melintas, meski kondisi tetap tersendat akibat keterbatasan ruang di sekitar titik kejadian.
Selain pengaturan lalu lintas, upaya evakuasi terhadap truk yang mogok juga terus dilakukan agar jalur dapat segera kembali normal. Mengingat posisi kendaraan yang cukup sulit, proses evakuasi membutuhkan bantuan alat berat.
"Upaya evakuasi dengan menggunakan dua unit alat berat dari PU yang membantu untuk evakuasi ataupun menarik mobil," terang Aipda Sarma Purba.
Selama proses evakuasi berlangsung, para pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati dan bersabar, mengingat kondisi jalan yang sempit serta antrean kendaraan yang cukup panjang.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait pentingnya kesiapan kendaraan, terutama bagi angkutan berat yang melintasi jalur rawan seperti tanjakan dan jembatan sempit, guna menghindari gangguan lalu lintas yang dapat berdampak luas bagi pengguna jalan lainnya. (SN16)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.