Bahkan operasi untuk membersihkan ranjau laut di selat tersebut diperkirakan bisa memakan waktu lama dan memerlukan koordinasi militer internasional.
Seruan Trump datang hanya beberapa jam setelah Amerika melancarkan serangan ke fasilitas militer Iran di Pulau Kharg, pusat ekspor minyak utama negara tersebut.
Trump menyatakan ia sengaja tidak menghancurkan fasilitas minyak Iran. Namun ia memberi peringatan keras: keputusan itu bisa berubah jika Iran mencoba mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa jalur laut itu kini menjadi arena baru perebutan pengaruh militer di tengah perang yang terus meningkat. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.