MENU
Trump Saksikan Detik-detik Penangkapan Maduro Seperti Nonton Televisi
WA FB
Berita

Trump Saksikan Detik-detik Penangkapan Maduro Seperti Nonton Televisi

R Editor : Redaksi Sinata | 03 Jan 2026 | 23:13 WIB
Trump Saksikan Detik-detik Penangkapan Maduro Seperti Nonton Televisi
Presiden AS, Donald Trump. (CNBC)

Jakarta, Sinata.id - ​Dari sebuah ruangan khusus di resor mewah Mar-a-Lago, Presiden Donald Trump menyaksikan sebuah operasi militer yang ia klaim "layaknya tayangan televisi."

Didampingi jajaran jenderal tinggi, Trump memantau langsung proses penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, yang berlangsung sangat cepat dan taktis.

​Dalam wawancara telepon dengan Fox News, Trump mengungkapkan kekagumannya terhadap presisi militer AS.

"Para militer sungguhan memberi tahu saya bahwa tidak ada negara lain di dunia yang mampu melakukan manuver serumit itu," ujarnya.

Ia menekankan aspek "kecepatan dan kekerasan" yang digunakan pasukan elite untuk menembus pertahanan Maduro, termasuk mendobrak pintu-pintu baja yang sebelumnya dianggap mustahil ditembus.

​Operasi Kilat yang Tak Terbendung ​Trump menjelaskan bahwa ia memantau setiap aspek dari penggerebekan tersebut. AS dilaporkan mengerahkan armada besar, mulai dari helikopter hingga jet tempur, untuk memastikan keberhasilan misi.

​"Mereka masuk ke tempat-tempat yang mustahil ditembus dan menangkapnya dalam hitungan detik. Saya belum pernah melihat hal seperti itu sebelumnya," kata Trump, yang menghabiskan masa libur Natal dan Tahun Baru di Palm Beach saat operasi ini berlangsung.

Masa Depan Venezuela: Bebas dari Kediktatoran? ​Pasca-penangkapan, pertanyaan besar kini beralih pada siapa yang akan memimpin Venezuela. Trump menegaskan bahwa AS akan terlibat sangat aktif dalam proses transisi ini demi menjamin kebebasan rakyat Venezuela.

Ia juga menutup pintu negosiasi yang sempat diupayakan oleh pihak Maduro di detik-detik terakhir.

​"Dia mencoba bernegosiasi di akhir, tapi saya katakan, 'Tidak.' Apa yang dia lakukan dengan narkoba sangatlah buruk," tegas Trump. Menurutnya, rakyat Venezuela menyambut gembira kabar ini karena mereka ingin lepas dari belenggu kediktatoran.

​Di Balik Strategi "Senyap" Gedung Putih ​Laporan dari CNN mengungkapkan bahwa rencana penangkapan ini sebenarnya telah digodok sejak pertengahan Desember. Meski sempat tertunda karena faktor cuaca dan fokus militer yang terbagi ke Nigeria pada Hari Natal, operasi ini akhirnya terlaksana dengan matang.

​Beberapa poin penting terkait rencana transisi meliputi:

​Pemerintahan Transisi: Pembentukan struktur pemerintahan sementara yang terdiri dari tokoh-tokoh Venezuela. ​Dukungan Oposisi: Rencana awal sempat berfokus pada pemberian dukungan kuat bagi pemimpin oposisi, Edmundo Gonzalez. ​Vakum Kekuasaan: AS telah menyusun rencana rahasia selama berminggu-minggu untuk mengisi kekosongan jabatan sebelum pemilu baru digelar.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.