MENU
Tuhan Tidak Pernah Lalai: Mengapa Janji-Nya Selalu Datang Tepat Waktu...
WA FB
Religi

Tuhan Tidak Pernah Lalai: Mengapa Janji-Nya Selalu Datang Tepat Waktu (Bagian 2)

F Editor : Ferry SP Sinamo | 25 Jan 2026 | 04:05 WIB
Tuhan Tidak Pernah Lalai: Mengapa Janji-Nya Selalu Datang Tepat Waktu (Bagian 2)
Pdt. Manser Sagala, M.Th.

Oleh: Pdt Manser Sagala, M.Th.

APAPUN YANG TERJADI TETAP PEGANG JANJI TUHAN.

bag 2

Pernyataan bahwa "Janji Tuhan tepat pada waktunya" bukan sekadar kalimat penghiburan, melainkan sebuah atribut ilahi tentang kesetiaan dan kedaulatan Tuhan. Dalam perspektif manusia, kita sering merasa Tuhan "terlambat" karena kita terikat oleh kronos (waktu kalender), sementara Tuhan bekerja dalam kairos (waktu strategis/tepat).

Berikut adalah penjelasan  berdasarkan Firman Tuhan:

1. Tuhan Tidak Pernah Lalai

​Manusia sering menilai kecepatan Tuhan berdasarkan standar kegelisahan kita. Namun, Alkitab menegaskan bahwa apa yang kita anggap sebagai penundaan sebenarnya adalah bentuk kesabaran dan rencana-Nya yang matang.

​2 Petrus 3:9

​"Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu..."

2. Ada Waktu yang Ditetapkan (Appointed Time)

​Setiap janji Tuhan memiliki "tanggal rilis" yang sudah ditetapkan. Seperti benih yang ditanam, ada masa pertumbuhan sebelum masa panen. Jika dipanen terlalu dini, hasilnya tidak maksimal.

​Habakuk 2:3

​"Sebab penglihatan itu masih menanti waktunya, ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila ia lambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan tertangguh."

3. Perbedaan Perspektif Waktu

​Salah satu alasan kita merasa Tuhan terlambat adalah karena perbedaan cara pandang. Pikiran Tuhan jauh lebih luas daripada logika manusia yang terbatas.

​Yesaya 55:8-9

​"Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu..."

4. Bukti Nyata dalam Alkitab

​Beberapa contoh besar menunjukkan bahwa "keterlambatan" versi manusia adalah "ketepatan" versi Tuhan:

​Abraham dan Sara: Menunggu puluhan tahun untuk seorang anak. Secara biologis mustahil, tetapi Ishak lahir tepat pada waktu yang ditentukan Tuhan (Kejadian 21:2).

Lazarus: Yesus sengaja menunggu dua hari lagi hingga Lazarus mati. Di mata Maria dan Marta, Yesus terlambat. Namun, Yesus justru menyatakan mukjizat yang lebih besar, yaitu kebangkitan

(Yohanes 11).

Kesimpulan

​Janji Tuhan tidak pernah datang terlalu cepat (karena kita belum siap) dan tidak pernah datang terlambat (karena Dia tidak pernah kehilangan kendali). Dia selalu datang tepat waktu untuk memuliakan nama-Nya dan memberikan yang terbaik bagi kita.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.