MENU
Ucapan Syukur dan Doa sebagai Fondasi Etika Kebangsaan di Tengah Kemaj...
WA FB
Religi

Ucapan Syukur dan Doa sebagai Fondasi Etika Kebangsaan di Tengah Kemajemukan Indonesia

F Editor : Ferry SP Sinamo | 28 Jan 2026 | 02:53 WIB
Ucapan Syukur dan Doa sebagai Fondasi Etika Kebangsaan di Tengah Kemajemukan Indonesia
Pdt. Dr. Gilbert Lumoindong, M.Th

Doa menolong manusia untuk tidak bertindak reaktif, melainkan bijaksana, terutama ketika berhadapan dengan isu-isu sensitif yang menyangkut identitas dan keberagaman.

Pada akhirnya, ucapan syukur dan doa bukan hanya praktik spiritual personal, melainkan nilai etis yang dapat memperkokoh kehidupan kebangsaan.

Di tengah kebinekaan Indonesia, nilai ini menjadi fondasi untuk membangun masyarakat yang dewasa, saling menghormati, dan bersatu dalam semangat persaudaraan, demi masa depan bangsa yang damai dan berkeadilan. (A27)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.