MENU
UEA Larang Warganya ke Iran Lebanon dan Irak
WA FB
Dunia

UEA Larang Warganya ke Iran Lebanon dan Irak

T Editor : Tumpal Pandapotan | 02 May 2026 | 19:55 WIB
UEA Larang Warganya ke Iran Lebanon dan Irak
Bendera Unit Emirat Arab. foto: google

Abu Dhabi, Sinata.id - Pemerintah Uni Emirat Arab yang melarang warganya melakukan perjalanan ke Iran, Lebanon, dan Irak di tengah meningkatkan ketegangan keamanan kawasan, Jumat (1/5/2026)

Kebijakan diumumkan Kementerian Luar Negeri UEA sebagai respons atas situasi regional yang dinilai belum stabil, menyusul eskalasi konflik dan serangan yang menyasar sejumlah fasilitas sipil dan energi di kawasan Teluk.

Dalam pernyataan resminya, menteri menyebut larangan berlaku bagi seluruh warga negara UEA yang berencana mengunjungi negara ketiga tersebut.

“Melihat perkembangan regional saat ini, Kementerian Luar Negeri mengumumkan larangan perjalanan bagi warga negara UEA ke Republik Islam Iran, Republik Lebanon, dan Republik Irak,” demikian pernyataan yang dirilis.

Selain melakukan perjalanan keluar, pemerintah juga meminta warga negaranya yang saat ini berada di Iran, Lebanon, dan Irak untuk segera meninggalkan wilayah tersebut.

Imbauan itu disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi risiko keamanan yang dapat meningkat sewaktu-waktu.

Otoritas UEA menilai ancaman di kawasan masih tinggi meskipun sempat muncul upaya gencatan senjata dalam konflik yang melibatkan sejumlah pihak, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat dan Israel. Risiko serangan, termasuk penggunaan rudal, disebut masih menjadi perhatian utama.

Sebagai bagian dari langkah-langkah perlindungan warga negara di luar negeri, Kementerian Luar Negeri UEA mengatur agar warga seluruh mematuhi Arahan resmi dan segera berkoordinasi dengan perwakilan pemerintah.

Warga yang masih berada di wilayah terdampak juga diminta menghubungi layanan darurat darurat untuk mendapatkan bantuan dan memastikan keselamatan mereka. (A58)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.