Jakarta, Sinata.id – Vaksin Human Papillomavirus (HPV) bukan sekadar imunisasi biasa.
Vaksin ini menjadi salah satu langkah paling efektif dalam mencegah kanker sejak dini. Namun, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksin HPV masih tergolong rendah.
Padahal, vaksin HPV berperan besar dalam melindungi tubuh dari infeksi virus HPV, yang diketahui dapat memicu berbagai jenis kanker berbahaya.
Apa Itu HPV?
HPV atau Human Papillomavirus merupakan kelompok virus yang terdiri dari ratusan tipe. Sebagian di antaranya tergolong berisiko tinggi karena dapat menyebabkan kanker serviks, kanker anus, kanker genital, hingga kanker kepala dan leher.
HPV termasuk salah satu infeksi menular seksual (IMS) paling umum di dunia. Penularannya terjadi melalui kontak langsung kulit ke kulit maupun melalui cairan tubuh.
Secara global, sekitar 80 persen pria dan wanita diperkirakan pernah terinfeksi HPV setidaknya sekali dalam hidupnya, terutama mereka yang belum mendapatkan vaksinasi.
Yang perlu diwaspadai, sebagian besar infeksi HPV tidak menimbulkan gejala. Banyak kasus baru terdeteksi setelah muncul kutil kelamin atau hasil pemeriksaan pap smear menunjukkan kelainan.
Mengapa Vaksin HPV Penting?
Vaksin HPV bekerja dengan merangsang sistem imun tubuh untuk membentuk antibodi yang mampu melawan virus. Vaksin ini menargetkan tipe HPV berisiko tinggi yang paling sering menyebabkan kanker.
Efektivitasnya sangat tinggi. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa vaksin HPV mampu mencegah hingga 90 persen kasus kanker yang berkaitan dengan infeksi HPV.
Sejak diperkenalkan pada 2006, angka infeksi HPV, kutil kelamin, serta lesi prakanker serviks mengalami penurunan signifikan di berbagai negara.
Selain efektif, vaksin HPV juga dinyatakan aman. Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa vaksin ini menyebabkan kemandulan. Sebaliknya, vaksin justru membantu menjaga kesehatan reproduksi dengan mencegah kanker serviks.
Perlindungannya pun bersifat jangka panjang. Data menunjukkan efektivitas vaksin tetap tinggi hingga 12–15 tahun setelah pemberian.
Siapa yang Perlu Mendapatkan Vaksin HPV?
Vaksin HPV direkomendasikan untuk:
Anak usia 9–14 tahun
Remaja dan dewasa hingga usia 26 tahun
Individu usia 27–45 tahun yang belum pernah divaksin (berdasarkan pertimbangan medis)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.