MENU
Video Klarifikasi Bentrokan Pulo Kumba Diduga Sarat Tekanan
WA FB
News

Video Klarifikasi Bentrokan Pulo Kumba Diduga Sarat Tekanan

T Editor : Tumpal Pandapotan | 24 Dec 2025 | 11:42 WIB
Video Klarifikasi Bentrokan Pulo Kumba Diduga Sarat Tekanan
Areal perladangan yang sempat dibangun gubuk oleh kelompok geng kini dibongkar warga. foto: hendrik/sinata

Pematangsiantar, Sinata.id – Bentrokan antara warga dan kelompok yang diduga geng narkoba di Gang Pulo Kumba, Kota Pematangsiantar, kembali menjadi sorotan setelah beredar sejumlah video klarifikasi di media sosial. Dalam video tersebut, beberapa orang menyebut keributan dipicu persoalan dendam pribadi, bukan berkaitan dengan peredaran narkoba.

Namun, belakangan muncul pengakuan berbeda dari salah seorang pria berinisial A yang terlibat dalam pembuatan video klarifikasi. Pria itu mengaku dari kelompok geng yang bentrok dengan warga.

Dalam keterangannya, A menyatakan pembuatan klarifikasi dibuat dalam situasi tekanan dan penuh ancaman. Dia mengaku menyesal membuat pernyataan yang telah beredar luas di media sosial.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya bersama beberapa warga lain diduga dipaksa untuk menyampaikan narasi tertentu terkait bentrokan yang terjadi pada Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, mereka diminta menyebut konflik tersebut sebagai masalah pribadi demi alasan keamanan. “Aku takut, karena adanya ancaman kampung kami ini mau dibakar,” ujarnya.

Akibat video klarifikasi yang terlanjur tersebar luas, dia mengaku harus meninggalkan rumahnya untuk sementara waktu. Ia khawatir situasi akan semakin memburuk jika tetap bertahan di lingkungan tempat tinggalnya.

“Salah kali aku bang, makanya gak enak kali aku sama orang abang ini, kok kayak dilaga kami (diadu domba),” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa video tersebut direkam di rumah seorang ketua organisasi kepemudaan berinisial I.

Dalam proses pembuatan video, dirinya dan beberapa orang lainnya disebut diarahkan untuk mengikuti naskah yang telah disiapkan.

“Disuruh baca teks gitu bang. Intinya apa yang di teks itu dibaca bang, biar aman katanya, biar gak kena ancaman,” ucapnya.

Ia juga mengaku menerima peringatan keras apabila tidak mengikuti arahan tersebut. “Kalian harus ngomong yang di sini, kalau gak, kalian gak aman kalau keluar-keluar," katanya menirukan tekanan pada saat pembuatan klarifikasi.

Pengakuan A memunculkan dugaan bahwa klarifikasi yang beredar sebelumnya tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.

Sebelumnya, berdasarkan kesaksian warga setempat, bentrokan pada Rabu sore (17/12/2025) diduga dipicu oleh keresahan masyarakat terhadap aktivitas peredaran narkoba di kawasan Pulo Kumba.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.