MENU
Viral Rumah Nenek Elina Dibongkar Ormas, Warga Surabaya Bereaksi Keras
WA FB
News

Viral Rumah Nenek Elina Dibongkar Ormas, Warga Surabaya Bereaksi Keras

R Editor : Redaksi Sinata | 27 Dec 2025 | 17:30 WIB
Viral Rumah Nenek Elina Dibongkar Ormas, Warga Surabaya Bereaksi Keras
Kasus pembongkaran rumah nenek Elina Wijayanti di Surabaya memicu aksi solidaritas warga. Dugaan pengusiran paksa dan keterlibatan ormas disorot, aparat didesak bertindak tegas. (Ist)

Menurut penuturan pihak kuasa hukum, peristiwa itu terjadi pada siang hari saat Elina menolak meninggalkan rumahnya.

Ia disebut ditarik dan diangkat paksa oleh beberapa orang, sementara di dalam rumah terdapat anak-anak, bayi, dan lansia.

Akibat kejadian tersebut, nenek Elina mengalami luka di bagian wajah.

Setelah seluruh penghuni dikeluarkan, rumah dipalang dan beberapa hari kemudian diratakan menggunakan alat berat.

Barang-barang di dalam rumah disebut diangkut tanpa persetujuan pemilik.

Elina Wijayanti mengaku rumah tersebut telah ia tempati sejak 2011.

Ia menegaskan mengalami kekerasan fisik saat proses pengusiran paksa berlangsung.

“Hidung dan bibir saya berdarah, wajah saya memar,” ujar Elina.

Di sisi lain, pria bernama Samuel mengklaim sebagai pemilik sah lahan tersebut dan menyebut telah membeli tanah itu pada 2014.

Ia mengakui tindakan pengosongan dilakukan secara paksa karena Elina menolak pergi.

Sementara Ketua RT setempat, Leo, menyampaikan bahwa berdasarkan data kelurahan hingga Agustus 2025, status kepemilikan tanah masih tercatat atas nama Elisabeth, saudara kandung Elina.

Kasus ini telah dilaporkan ke SPKT Polda Jawa Timur pada 29 Oktober 2025.

Pihak Elina melaporkan dugaan pengeroyokan dan perusakan secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP.

Hingga kini, publik masih menanti langkah tegas aparat penegak hukum atas perkara pembongkaran rumah yang menimpa Elina Wijayanti tersebut. [a46]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.